JILBAB ORIN, TITIK BALIKKU

Diawali dari beberapa peristiwa, yang pada saat itu memacu degup jantung kami berdetak lebih cepat. Lebih tidak beraturan. Membuat kami tersenyum lebar dengan pura-pura tidak cemas. Juga menyembunyikan hal itu dari siapa saja.

Saat genting itu, akhirnya berakhir dengan kekalahan di pihak kami. Kalah yang menang, sebenarnya. Karena dari kekalahan itu, kami terbuka untuk bicara kembali. Dari hati ke hati. Walau dengan linangan air mata yang menderas. Hasilnya bisa membuka mata dan hati kami masing-masing.

Lalu waktu berjalan kembali normal kecuali satu hal. Keinginanku untuk mewujudkan rencana awal yang akan dilakukan ketika masa genting kemarin datang. Yaitu memulai usaha baru.

Setelah mendaftar kemampuan diri, modal dan lain sebagainya. Kami pun memutuskan untuk memulai usaha produksi jilbab katun paris dan menjualnya secara online.

Dari romantisme masa tinggal di Asram Putri ITB belasan tahun lalu, saya memutuskan melabeli usaha kami dengan JILBAB ORIN.

bersambung....

0 comments:

Posting Komentar

Terima kasih telah meninggalkan jejak dan memberikan komentar.
Pasti lebih menarik jika kita terus ngobrol. Bisa ke facebook: Heni Prasetyorini dan Twitter: @HeniPR. Sampai jumpa disana 😊