Kesal

Beberapa hari yang lalu aku dikejutkan dengan kenyataan, bahwa tidak semua pernikahan berjalan mulus. Dan tidak semua pernikahan, dipegang teguh kesuciannya oleh para suami atau istri yang ada di dalamnya.

SUngguh kacau dan menyebalkan. Menyadari, ketika kita berupaya sekuat tenaga menuju jalan syar'i, agar keluarga semakin diridhoi oleh NYA. Ini malah ada sepasang manusia yang bermain-main dengan lembaga suci bernama pernikahan.

Memuakkan sekaligus membiuskan rasa kesal di dada.

Bukankan ada jalan sebelum menikah yang perlu diwaspadai, agar anda bersungguh-sungguh ketika sudah masuk ke dalamnya?
ataukah sama saja. Anda sama main-mainnya ketika berpacaran sampai pada pernikahan. Walaupun beberapa buah hati, keturunan kalian sudah lahir kedunia dengan lucu-lucunya??!!!

Seandainya bisa, ingin kukejar lelaki beranak dan perempuan bersuami itu, lalu aku tendang sekuatnya mereka supaya terjengkang sampai ke sungai.

JIka ini itu bisa memudahkan kalian bermaksiat. Lebih baik masuklah kembali ke dalam rumah, wahai para perempuan. DI rumah itu bisa kita sediakan apa saja. DI rumah itu kita bisa ber;apa saja. Kita tidak hanya bisa diam dan melakukan pekerjaan para pembantu rumah tangga.

Sungguh, sungguh amat keliru. Kebebasan bergaul ini, mudah sekali menggelincirkan orang.

Ah, inikah kehidupan modern dan metropolis itu?
Ironis.

0 comments:

Posting Komentar

Terima kasih telah meninggalkan jejak dan memberikan komentar.
Pasti lebih menarik jika kita terus ngobrol. Bisa ke facebook: Heni Prasetyorini dan Twitter: @HeniPR. Sampai jumpa disana 😊