BUKU, BROS, BISNIS ????

Apa kabar semuanya?
masih lesu karena kekalahan TIMNAS SEpakbola kita di negerinya Upin-Ipin semalam?
Ah, tentu janganlah ya. Walau aku sendiri sih kecewa juga sebenarnya. Kok kemarin tampak banyak umpan bola yang mudah banget dicuri sama pemain muda Malay yang agresif kekar dan lebih berotot itu. Daripada pemain kita yang mungil-mungil. :)

Ya, cukup segitu saja aku bicarakan tentang sepakbola. Kemarin , beberapa hari yang lalu aku sudah menuliskan status dengan yakin, bahwa di akhir tahun 2010 ini aku sudah menemukan fokus.

Kenapa aku bisa begitu yakin?
1. setelah mengalami beberapa kecewa dengan patner usaha, akhirnya aku berpikir ulang. Yang pada intinya, memilih satu jalur produksi saja, memanfaatkan sumber daya manusia yang sudah ada saja sebelumnya. Detilnya aku ceritakan di segmen sharing bisnis saja ya.

2. aku seperti menemukan kembali keinginanku untuk menekuni dunia buku. ya, aku ingin menulis kembali. entahlah, ingin sekali. membuat sesuatu lagi. seperti NOTE, ARTIKEL , ENTRY BLOG atau kalau bisa ya ikutan lomba cerpen atau bahkan menulis buku. Ingin sekali. entah.


Pada saat menulis status itu, aku yakin sekali. Dua hal itu akan kutekuni beriringan secara harmonis. Bisakah?

Bisa.

Aku hanya perlu mendesain pola hiasan pada jilbab, dan pengerjaan kuserahkan pada beberapa pengrajinku yang kualitasnya sudah bagus. Lalu aku memasangnya secara online, membuat iklan-iklan, dan menjualnya secara online pula. Lalu menunggu. Mudah kan.

Dan di sela waktu menunggu itu, aku menulis kembali.

Sebelum aku mulai menulis lagi, aku berhenti di depan deretan rak dan kerdus yang berisi alat kerajinan aksesoris. Ada kawat,manik-manik, pita, benang, yang semuanya sebenarnya tidak menarik hatiku. Tetapi ada semacam beban batin dan rasa tanggung jawab untuk menjadikan bahan-bahan itu menjadi sesuatu. Minimal BROS. Karena benda itulah yang cocok dijadikan pelengkap di usaha jilbabku. Maka mulailah aku duduk sebentar di depan televisi dan mengutak-atik brosku. Alhasil, jadilah beberapa bros. Maksud hati, aku hanya ingin membuatnya untuk diriku sendiri.

Ternyata ada customer mampir yang mengomentari bahwa brosku bagus dan dia pun menanyakan harganya. Nah, hatiku pun goyah. Rencana menyimpannya sendiri, berubah. Aku pasang Manekin, Jilbab dan Bros buatanku itu, Lalu aku memfotonya dan memajangnya di toko onlineku. Di blog dan di facebook JILBAB ORIN.

Kemudian aku minta komentar dari Shabrina WS, teman baruku yang menjadi penulis. Komentarnya, bagus.

Aduh.
Aku bukannya suka dengan komentar itu. Semakin orang bilang, karya craftku bagus, hatiku semakin bimbang. Kemarin saja aku bingung memutuskan untuk menekuni MANIK-MANIK atau FLANEL. Dan memutuskan ke aksesoris, karena menurutku lebih cantik dan menjahit masih menjengkelkan untukku.

Tetapi setelah browsing beberapa kali, melihat prospek flanel lumayan cerah, dan tanpa terasa setelah aku belajar menyulam dan ini itu, aku mulai terbiasa untuk menjahit, akhirnya aku berencana untuk menekuni flanel ketika bahan aksesorisku ini sudah habis terpakai semua.

aneh?

iya aneh.

Aku selalu merasa bersalah jika sesuatu yang baru kumulai itu kubiarkan sia-sia, diam begitu saja. MEmbuatnya dan menyelesaikannya akan membuat hatiku lega. Dan kupikir setelah hatiku lega, aku akan lebih mudah kembali menulis.

Kenapa, setiap kali aku harus merasa perlu untuk memilih?

Bukankan dari Bunda Pipiet Senja - penulis favoritku- semoga kelak aku bis amengkoleksi buku tulisannya - beliau mengatakan untuk aku terus melanjutkan kegiatanku apa saja dan tetap menulis.

Dan benar juga..
kemarin aku hanya berangan-angan , berandai-andai. Manakah yang kusukai. Tetapi pagi ini aku memaksakan diri untuk mengetik di atas papan hurug abu-abu elektronik ini. Mengentry blog. Dan mengikuti setiap huruf yang tercetak di monitor. MEnuliskan isi hati. dan merasakan sensasi aliran energi yang terlepaskan dari beban batinku.

Maka, betapapun aneh dan banyak macamnya kegiatanku, lebih baik, aku tetap meluangkan waktu untuk menulis. Latihan, ya latihan.

Itu saja sharingku.
Salam.
www.jilbaborin.blogspot.com
HENI PRASETYO RINI

0 comments:

Posting Komentar

Terima kasih telah meninggalkan jejak dan memberikan komentar.
Pasti lebih menarik jika kita terus ngobrol. Bisa ke facebook: Heni Prasetyorini dan Twitter: @HeniPR. Sampai jumpa disana 😊