Lost in Craft ZOne



Craft menjebakku dengan warna-warninya.
Dan bisnis jilbab ini membuatku semakin tak bisa bergerak kemana-mana.


setiap saat yang terluang, hanya jalan untuk membuat bisnis ini survive saja yang kupikirkan. Mungkin ini bagus, jika disebut sebagai tanda bawah aku telah fokus. fokus pada bidang usaha yang akan kutekuni.

Dan ini semakin menarik, karena aku ingin semuanya menjadi semakin sederhana pengerjaannya , namun bisa sekaligus semakin unik.

Ya, ada seseorang yang membantuku mempercayai, bahwa there is some art-talent inside me.
some. ya hanya beberapa.
tapi aku yakin aku mempunyainya.
mengapa?
entah. jika kuingat, sejak kecil, aku sering menyelesaikan tugas sekolahku dengan cara yang lebih aneh, unik atau berwarna-warni.
dan mengapa malah aku masuk ke lembah sains ?
entah.
tapi yang jelas, sampai sekarang aku suka menambah pengetahuanku seputar sains juga.

Hari ini aku lega juga sih, karena tidak lagi merasa terbebani, bahwa aku harus terjun sebagai saintis suatu saat nanti. atau jika terpaksa, aku harus membuat desain yang menunjukkan nama-nama alat di dalam laboratorium :P

aku tak lagi terbebani untuk diriku sendiri.

tetapi, beberapa hari ini aku terus dan terus berpikir ulang.
terus mengkoreksi diriku sendiri.
bagaimana cara untuk mengatur waktuku dengan adil.
untukku
dan untuk anak-anakku
kurasa, mereka berhak menerima cara pendidikan yang lebih banyak dan menarik dariku. sebagai ibu yang sudah pernah belajar lebih banyak seaktu sekolah sampai sekarang.
ya, aku tersengat oleh cara kerja para ibu praktisi home education. dahsyat banget ya mereka.

ya ya, hari ini aku tidak bisa mengaturnya dengan baik. aku akan terus mencari jalan keluar.

lalu, hari ini, tralala, aku sudah tak repot dan bingung lagi dengan pembuatan logo label untuk jilbabku. jika niatku adalah handmade hijab, ya sudahlah. kita bikin tulisan logonya ya benar2 handmade, alias meliukkan seperti menulis di kertas. dan itulah hasilnya.

craft begitu menyenangkan.

kemarin aku begitu ingin kursus melukis atau menggambar.
tetapi ada seorang designer yang mengatakan dia belajar otodidak karena senang. nah, walaupun aku senang craft baru jujur terungkap di usiaku diatas 30 tahun, boleh kan aku memulai acara otodidakku. dan memajukan bisnisku?
hm, berhasil menjalankan usaha dengan lancar, itulah impianku kelak.

aku harus terus berlatih berlatih membuat craft, sehingga kelak bisa memberi kursus kepada siapapun. sip sip. rumahku kelak ramai dan menarik. :P

0 comments:

Posting Komentar

Terima kasih telah meninggalkan jejak dan memberikan komentar.
Pasti lebih menarik jika kita terus ngobrol. Bisa ke facebook: Heni Prasetyorini dan Twitter: @HeniPR. Sampai jumpa disana 😊