Surprise on myBiz

Sebuah komentar dari seorang ibu asal Malaysia, mampir di Fb Jilbab Orin.


"SLMT SORI SIS. klau yg ini order 1 dosen brapa ya kosnya. bisa nga kalau dari malaysia urus jualan sama sisi?"

mungkin ada sedikit salah ketik oleh beliau. namun ibu ini menanyakan apakah bisa memesan selusin peniti jilbab dan mengirimnya ke Malaysia?


komentar di foto Peniti Jilbab ini sangat mengejutkan.

benarkah?seperti mimpi saja rasanya.


tentang craft, entah itu felt atau wire beads, saya belum menemukan kepercayaan diri yang maksimal.
masih minder. masih merasa bikininan saya jelek , jadul, kuno, ndeso, dan kayake gak bakal payu alias laku.

saya cuman senang dalam proses membuatnya.
dan semakin senang ketika memfotonya
lalu semakin senang lagi ketika memajang foto itu di internet.
karena kadang, melihat foto hasil karya sendiri itu sangat membahagiakan. sekaligus tampak begitu cantik.

walau begitu, tak disangka, beberapa aksesoris yang saya buat, dan saya pikir itu kurang bagus, ternyata menjadi minat seseorang. lalu mereka pun membelinya.

termasuk saat ini.
tak disangka, seorang ibu dari Malaysia menaruh minatnya pada bentuk aksesoris saya. yang ketika saya tawarkan ke ibu sekitar rumah, dikomentari terlalu rame dan ndesani.

dalam perjalanan usaha saya di bidang jilbab dan aksesoris, ternyata, selera pembeli itu begitu beragam. dan saya harus banyak belajar tentang hal ini.

benar kiranya buku pemasaran yang saya baca,

"dari Bisnis, selalu ada Hal Baru untuk dipelajari"

4 comments:

  1. kadang memang kejutan itu selalu dateng Mba.. :) sukses selalu yaa...

    BalasHapus
  2. iya bener mbak. saya masih "bayi" nih di buminya fashionbiz
    amin amin.
    makasih yaa setia datang ke blog kuu

    BalasHapus
  3. heheh congrats mba ! ^_^ sy sendiri jg masih bayi di craft2 ^^ hehe salam sukses buat mba ya ^^

    BalasHapus
  4. betul Amelia. trims salam sukses juga buatmu

    BalasHapus

Terima kasih telah meninggalkan jejak dan memberikan komentar.
Pasti lebih menarik jika kita terus ngobrol. Bisa ke facebook: Heni Prasetyorini dan Twitter: @HeniPR. Sampai jumpa disana 😊