SENJATA ORANG MUKMIN = DO'A, IKHTIAR, TAWAKAL

Sudah beberapa hari yang lalu ingin memposting tentang senjata orang mukmin.
Ilmu ini saya dapat ketika melihat acara tivi menjelang buka puasa, di Metro TIVI, dengan Ust. Aa Hadi sebagai Narasumber.

Sebenarnya sudah lama mendengar tentang Senjata Orang Mukmin ada 3 , yaitu DOA, IKHTIAR, TAWAKAL.

Namun kali ini penjelasan Aa Hadi dengan kalimat sederhana membuat saya mengerti.

Berikut cuplikan isi ceramah beliau kala itu :

A. Tentang DO'a

Hal yang menarik beliau sampaikan, bahwa Do'a itu sejatinya adalah cara kita "bercakap-cakap" kepada ALLOH SWT.

Ketika sebelumnya hati kita sudah lebih dulu beriman, dan yakin bahwa ALLOH SWT lah yang MAHA SEGALANYA : MAHA MELINDUNGI KITA - MAHA PENYAYANG jadi pasti menyayangi kita, MAHA MENGAMPUNI - jadi pasti mengampuni kita - MAHA PEMBERI REJEKI - jadi pasti memberikan rejeki pada kita, dsb.

Maka, setelah itu, di setiap tindakan kita, hendaknya ada kalimat BERHARAP yang langsung tertuju kepada ALLOH SWT.

Contohnya saya ambil untuk diri saya sendiri. Misalnya saya sedang di dapur menyiapkan makanan berbuka puasa. Padahal hawa panas di Surabaya, harus memasak pukul 2-3 siang, supaya nanti hidangan masih hangat dan segar disantap waktu berbuka. Maka, dengan dahaga dsb yang saya alami, saya menyebut do'a di dalam hati :

"Ya ALLOH, semoga hidangan ini menjadikan keluargaku sehat dan kuat berpuasa. Semoga kesulitanku memasak ini menjadikan dosaku diampuni dan menjadi pahalaku."

Sedangkan lisan, menyebutkan "Bismillahirrahmanirrahim.."
dan sebisa mungkin, kita sebut dzikir. seperti "Subhanallah, Astaghfirullah...dst" ketika sedang mengupas bawang, mencuci sayur, dsb.

INTINYA, ketika lisan kita berdo'a menyebutkan kalimat do'a [misalnya dalam bahasa Arab], maka dalam hati kecil kita pula, kita sebut juga do'a pengharapan yang kita inginkan dalam setiap aktivitas kita.

Misalnya, ketika menjemput anak sekolah," kita berdoa supaya diberi keselamatan dalam perjalanan menjemput. Walaupun itu jaraknya hanya 2 km jauhnya.

Hal-hal sekecil apapun, kita sertakan do'a di dalamnya. Lama kelamaan kita akan terbiasa untuk selalu "bercakap-cakap" dengan ALLOH SWT di sepanjang hidup kita.

Adapun untuk berdo'a, ada ADAB BERDO'A yang dianjurkan untuk dilaksanakan, yaitu :
1. dalam keadaan wudhu
2. menghadap kiblat
3. dahului dengan memuji NAMA ALLOH SWT
4. dahului dengan membaca SHOLAWAT KEPADA NABI MUHAMMAD SAW beserta keluarga dan sahabat serta umatnya
5. memohon ampunan
6. bersyukur
7. baru sebutkan do'a harapan kita.

B. TENTANG IKHTIAR
setelah berdo'a, kita melanjutkannya dengan IKHTIAR. atau berusaha

misalnya, kita berdo'a MOHON DILANCARKAN REJEKI.
maka ikhtiar kita, [misalnya kita pedagang kaki lima],
- kita berdagang di pasar A, dengan jujur dan sungguh-sungguh
- jika di pasar A tidak laku, kita harus pindah ke pasar B, dan seterusnya; dalam pengertian kita harus berserakan di muka bumi untuk menjemput rejeki.
Misalnya tidak ketemu rejeki di satu tempat, ya kita pindah ke tempat lain.

C. TAWAKAL
dalam arti menyerahkan HASIL AKHIRNYA kepada ALLOH SWT.

Tugas kita hanya 2, berdoa dan berikhtiar.
urusan hasil adalah daerah kekuasaan ALLOH SWT.
Jika kita punya keyakinan ini, maka tidak akan stress dan risau. Karena kita yakin sesuai doa kita, kita selalu minta diberikan yang terbaik, maka pasti apapun bentuknya yang diberikan oleh ALLOH SWT kepada kita, maka itulah yang terbaik menurut-NYA.

semoga bermanfaat :)

0 comments:

Posting Komentar

Terima kasih telah meninggalkan jejak dan memberikan komentar.
Pasti lebih menarik jika kita terus ngobrol. Bisa ke facebook: Heni Prasetyorini dan Twitter: @HeniPR. Sampai jumpa disana 😊