Tebar Senyum di Panti Asuhan

Untuk pertama kalinya, daku pakai baju PINK di depan umum......
kurasa-rasakan, cakep juga tuh pink ya...
secara udah lamaaa banget merasa tidak akan cocok memakai pink dalam jiwaku yang biru dongker, abu-abu dan hitam ini. :)

oh Ya, kemarin ber-PINK ria tuh, ketika didapuk menjadi Pembawa Acara alias MC di acara kunjungan ke Panti Asuhan Baitun Nisa

Sebuah Panti asuhan yang ada di dekat sekolahan TK-nya anakku yang kedua.

seharusnya yang biasa jadi MC adalah ibu di sebelah kananku itu tuh, yang berjilbab abu-abu. Tetapi karena anak keduanya [berdiri di depanku, cowok] suka ngamuk dan minta pulang sejak dimasukkan ke sekolah PG, jadinya dia menyerah dan menunjukku menjadi MC.

Jujur aja bu..
walaupun pernah juga jadi MC-nya lomba dongeng se Jawa Barat waktu di Bandung
juga jadi Moderator Seminar di Pameran pendidikan di Tunjungan Plaza Surabaya

Tapi...
yang namanya sudah lama "diam" di rumah, fully housewive, gitu, maka rasa percaya diri itu sebenarnya udah menipis dikit demi sedikit
Cuman, karena hari ini audiens-nya adalah anak-anak kecil
jadinya, hayuk aja mau.....hahaha

Coba nanti kalau disuruh jadi MC acara penganten misalnya,
pasti keder deeehh...
butuh latihan di depan cermin seminggu

Nah, ketika sampai di Panti Asuhan ini, aduuh......dadaku meletup-letup ingin menangis deeh..

Ketika pertama kesana, pas survey tuh rasanya deg-degan gitu. Soalnya ibu pengasuhnya pada pakai cadar semua. Biar bagaimanapun, belum pernah sedekat itu sama muslimah bercadar nih.

Eh ternyata, mereka ramaaaah sekali. Umminya memegang tanganku lamaa, ademm, dan seperti sudah kenal lamaa gitu denganku.
aku jadi senang/dan tidak keder lagi.

Di kunjungan kedua, pengurus dan anak panti pada kumpul semua. Juga bapak-bapaknya yang juga lucu dan suka humor. Walau pasti humornya sopan dan sekedarnya saja.

Betul juga, jangan nilai orang dari jauh, dari kulitnya saja, dari bajunya saja atau dari jenggotnya saja ya...
Kita semua bersaudara kawaan..

Sudah mau selesai acara, ada anak perempuan yang curi-curi pandang ke arah camdig ku yang sedang dipegang anakku. lalu iseng kutanya dia,"mau difoto ya?"
dia mengangguk. dan cekrek...inilah dia

kabarnya, anak panti disini berasal dari daerah konflik. Maka tuh, wajahnya mirip-mirip orang Ambon gitu ya kan?
ah dek, semoga betah dan heppy tinggal di Surabaya yaaa...

Insya Allah pengeen deh bisa balik kesana lagi, nggak nunggu setahun sekali pas Ramadhan gini.

Lalu aku sempetkan, berbisik pada Ummi pengurus Panti,
"Umi, boleh ya saya main kesini lagi sendiri, sama anak-anak saya?"

jawabnya,
"Boleh...kesini aja, main-main biar kenal.."

Oh Tuhanku, Ya Rabbul Izzati

kemarin , lamaaa banget aku ingiiin sekali menclok ke panti asuhan yang seriiing sekali kulewati ini. Maksudku aku ingiiin sekali bisa berbagi ilmu ketrampilan yang baru sedikit ini, aku ingin bisa ngajarin mereka bikin kreasi flanel dan aksesoris manik-manik atau kawat.

tetapi, karena kemarin aku cuman melihat penampilan mereka saja, jadinya rasa kederku menghambatku.
Dan alhamdulillah, dari jalan acara di sekolahan anakku, ada celah untuk bisa kesana.

Kami akan kembali ya dek... semoga bisa akrab nanti. Tante suka deh dengan kerlingan matanya. OPTIMIS :)

0 comments:

Posting Komentar

Terima kasih telah meninggalkan jejak dan memberikan komentar.
Pasti lebih menarik jika kita terus ngobrol. Bisa ke facebook: Heni Prasetyorini dan Twitter: @HeniPR. Sampai jumpa disana 😊