Reuni Tanpa Syarat


Bisa ketemu lagi, dengan teman satu SMA, setelah pisah 20 tahun yang lalu itu rasanya luar biasa istimewa. Nano Nano.

Bayangkan coba, puluhan tahun nggak pernah kopdar. Alasannya, pertama, ketika lulus SMA saya kuliah di Bandung, yang jaraknya ratusan kilometer dari Jombang Jawa Timur. Kedua, walaupun setelah lulus kuliah saya balik lagi ke Surabaya, sekalipun saya nggak pernah sempat ikutan acara reuni. Lah, mereka ini sadis bener. Selalu bikin acara reuni di malam takbiran, malam menjelang hari raya Idul Fitri. Ya impossible banget bisa ikutan. Karena itu adalah jadwal saya 'terbang' ke rumah ibu  mertua. Yang ketiga, saya jarang sekali ke Jombang kecuali lebaran. Malah beberapa tahun ini, saya tidak ikut jadwal kesana karena sesuatu hal. Kali ini istimewa, karena ibu saya ingin kembali tinggal di tanah kelahirannya, Jombang, maka kesempatan saya datang lagi di kota Beriman ini, ada lagi. 

Dan, akhirnya hari itu tiba. Tanpa terlalu banyak rencana, saya akhirnya  ketemu dengan beberapa teman alumni satu sekolah di SMA Negeri 2 Jombang. Dulu kami tidak satu kelas. Malah ada beberapa teman, yang marah-marah, karena saya lupa sama sekali dengan dia. Entahlah, memori saya tentang nama dan wajah teman sekolah kok kayak didelesi oleh sesuatu. 

Sempat saya mengira, memori saya ilang karena sebagian otak saya kongslet. Error. Sejak mengalami shock yang cukup dalam, ketika anak kedua saya mendadak dinyatakan sebagai bayi prematur. Aih, nanti saya tulis lebih lengkap tentang hal ini ya. *aah jadi baper T_T

Tetapi, teman saya yang dokter, dan waktu itu datang menjemput saya di rumah ibu di Jombang, berkelakar. Dia mengatakan, bahwa memori yang hilang itu karena instruksi dari otakku sendiri. Katanya, saya memerintahkan otak untuk menghapus memori yang saya anggap tidak penting. Dan hanya menyimpan yang penting. Ah, entahlah, yang penting ketemu mereka dan mereka ingat saya temannya gitu aja deh, hehehe.




 Kopdar semakin menarik, karena dalam pertemuan itu rencananya saya akan Sharing tentang Blogger dan cara membuat BLOG. Antusias teman-teman tentang dunia yang saya geluti sekarang itu bikin hati makin semriwing aja. Seneng gitu. Walaupun pengenalan bloggingnya tak terlalu maksimal karena terbatas waktu, saya optimis bisa terus mengembangbiakkan virus blogging ini ke penjuru Jombang dan sekitarnya. Ayo Jombangers, semangat ndaaa...


That kind of short talk filled my heart enough. Menakjubkan sekali bisa bertemu teman lama. Bertemu nyata. Menyentuh mereka, memeluk, berbicara bertatapan muka. Tidak bisa digantikan dengan ratusan menit chatting di sosial media. Yes, blogger juga manusia euy. Butuh ketemu sesamanya saja, tidak hanya bergaul di dunia maya di depan laptopnya. 

Alhamdulillah, teman saya, menemui saya tanpa syarat apapun. 

Tak ada pertanyaan, saya kerja apa, berkarir apa. Semenakjubkan apa. Ataupun se-gagal apa.

 Kami hanya bertemu, bercerita ngalor-ngidul dan makan aneka rupa. Kalaupun ada cerita yang menyiratkan hal itu, kami sikapi dengan humor dan tertawa lebar. Mungkin, di usia segini, kami sudah bisa menerima jalur hidup masing-masing. 

Mau jadi dokter kek, pustakawan universitas atau ibu Lurah kek. Semua sama. Walaupun juga ada yang menjadi "icon" paling hits di Tembelang, bahkan bos mebel Jombang atau owner olshop tas branded dari Batam pun, semua melebur jadi satu. Bercerita sebagai IBU RUMAH TANGGA.

Tak ada syarat visual apapun juga. Ga pake setting dress code. Celana jins, kaos Coding Mum dan cardigan plus jilbab kucelku pun diterima dengan lapang dada. Walaupun hampir semuanya berbusana muslimah sejati, syar'i dan menawan hati. Saya tidak menerima tatapan sinis atau nyinyir dari ujung kepala ke ujung kaki, seperti yang sering saya terima jika ada dalam lingkungan itu. They don't judge me by my cover :)


Ah teman, semoga kelak bisa sering ke Jombang. Dan menebarkan manfaat disana. Sebagai tanda bakti saya pernah numpang hidup disana ketika SMA. 

0 comments:

Posting Komentar

Terima kasih telah meninggalkan jejak dan memberikan komentar.
Pasti lebih menarik jika kita terus ngobrol. Bisa ke facebook: Heni Prasetyorini dan Twitter: @HeniPR. Sampai jumpa disana 😊