Hobi BAru : NJAHIT




Sungguh aneh tiada terkira, udah umur diatas 30 tahun nih, aku memandang jarum dan benang begitu menarik hati.

Padahal ketika masih gadis, haduhh....tidak deh,
Sempat sih, dengan amat terpaksa, membuat sketsa dan pola sendiri dari buku kursusnya mbakkku. Tapi ketika menjahit, duh tersiksa sampai mampus deh. Pengen aja tuh benang ditarik kuat-kuat biar jebol. SUmpah. Esmosi jiwa kalau harus menjahit.

Lah kok sekarang, dunia berputar. Hobi berubah drastis. Termasuk di hari itu. Beberapa manik-manik kecil sudah sukses menghiasi kerudung polosku. For sale, mestinya ya. Kalau nggak laku ya dipakai sendiri lah, hehehe...Nothing to loose.

Mungkin suamiku jadi herman, eh heran. Mendadak jadi penjahit begini istriku?
atau malah dia melihat sosok ibunya dalam diriku, ciaahh....secara ibunya penjahit seumur hidup geto looh..

Alhasil, entah apa yang men-drag munculnya hobi baru. Aku curiga kalau duit yang jadi pangkal masalahnya. Karena ada harapan bisa dijual, makanya aku tertarik menjahit lagi. HAHAHAHA

0 comments:

Posting Komentar

Terima kasih telah meninggalkan jejak dan memberikan komentar.
Pasti lebih menarik jika kita terus ngobrol. Bisa ke facebook: Heni Prasetyorini dan Twitter: @HeniPR. Sampai jumpa disana 😊