Cara Aman Blogspot

Tidak ada komentar
Baru saja dapat informasi setalh browing sana sini,
bagi anda yang memakai jasa blogger atau blogspot untuk membuat blog pribadi atau katalaog online, sebaiknya menyimpan back up data secara berkala. Karena jika terjadi sesuatu/error, data anda masih ada. Dan nanti bisa diupload lagi menjadi bentuk blog yang sama persis.

caranya :
1. login ke blogger
2. masuk ke tiap nama blog anda di dasbor
3. klik setting atau perancangan
4. klik basic atau dasar
5. klik export blog
6. klik unduh blog
7. save file
8. pada tampilan download, akan tampil file xml itu adalah back up blog kita.
9. pindahkan file dari folder download ke folder pribadi kita lainnya :
a. pada file download tadi, klik kanan, open folder file
b. pada filenya, klik kanan, cut
c. buka folder kita , misalnya folder DATA BLOG-ku. dan paste.
d. rename file biar lebih mudah mancari nanti.
10. Nah di komputer anda sekarang sudah tersimpan back up data Blog anda. Jika ada masalah, atau blog anda hilang dst. Anda bisa buka blog baru, lalu di opsi edit HTML anda bisa mengupload file diatas, sehingga nanti tampilan blog baru anda sama persis seperti blog lama yang hilang tadi.

Lost in Craft ZOne

Tidak ada komentar


Craft menjebakku dengan warna-warninya.
Dan bisnis jilbab ini membuatku semakin tak bisa bergerak kemana-mana.


setiap saat yang terluang, hanya jalan untuk membuat bisnis ini survive saja yang kupikirkan. Mungkin ini bagus, jika disebut sebagai tanda bawah aku telah fokus. fokus pada bidang usaha yang akan kutekuni.

Dan ini semakin menarik, karena aku ingin semuanya menjadi semakin sederhana pengerjaannya , namun bisa sekaligus semakin unik.

Ya, ada seseorang yang membantuku mempercayai, bahwa there is some art-talent inside me.
some. ya hanya beberapa.
tapi aku yakin aku mempunyainya.
mengapa?
entah. jika kuingat, sejak kecil, aku sering menyelesaikan tugas sekolahku dengan cara yang lebih aneh, unik atau berwarna-warni.
dan mengapa malah aku masuk ke lembah sains ?
entah.
tapi yang jelas, sampai sekarang aku suka menambah pengetahuanku seputar sains juga.

Hari ini aku lega juga sih, karena tidak lagi merasa terbebani, bahwa aku harus terjun sebagai saintis suatu saat nanti. atau jika terpaksa, aku harus membuat desain yang menunjukkan nama-nama alat di dalam laboratorium :P

aku tak lagi terbebani untuk diriku sendiri.

tetapi, beberapa hari ini aku terus dan terus berpikir ulang.
terus mengkoreksi diriku sendiri.
bagaimana cara untuk mengatur waktuku dengan adil.
untukku
dan untuk anak-anakku
kurasa, mereka berhak menerima cara pendidikan yang lebih banyak dan menarik dariku. sebagai ibu yang sudah pernah belajar lebih banyak seaktu sekolah sampai sekarang.
ya, aku tersengat oleh cara kerja para ibu praktisi home education. dahsyat banget ya mereka.

ya ya, hari ini aku tidak bisa mengaturnya dengan baik. aku akan terus mencari jalan keluar.

lalu, hari ini, tralala, aku sudah tak repot dan bingung lagi dengan pembuatan logo label untuk jilbabku. jika niatku adalah handmade hijab, ya sudahlah. kita bikin tulisan logonya ya benar2 handmade, alias meliukkan seperti menulis di kertas. dan itulah hasilnya.

craft begitu menyenangkan.

kemarin aku begitu ingin kursus melukis atau menggambar.
tetapi ada seorang designer yang mengatakan dia belajar otodidak karena senang. nah, walaupun aku senang craft baru jujur terungkap di usiaku diatas 30 tahun, boleh kan aku memulai acara otodidakku. dan memajukan bisnisku?
hm, berhasil menjalankan usaha dengan lancar, itulah impianku kelak.

aku harus terus berlatih berlatih membuat craft, sehingga kelak bisa memberi kursus kepada siapapun. sip sip. rumahku kelak ramai dan menarik. :P

ingin keluar lebih mudah

Tidak ada komentar
Menemukan blog bagus para pelaku pendidikan rumah, tidak hanya menyenangakan. Karena disana biasanya banyak informasi tentang pendidikan, parenting dan link website yang bagus kualitasnya.

Tetapi berbbarengan juga, perasaan "belum sempurna" juga muncul. Dan ini yang menghantui pikiranku lebih lama.

Dalam bayangan ini muncul kalimat, "seharusnya aku bisa sebaik mereka".

Telaten dan aktif dalam menggerakkan pendidikan dalam rumah.

KEtika kutelaah diriku sendiri, banyak sekali waktu yang belum optimal terpakai. Aku berpikir saja dari tadi, mana yang perlu dibenahi?

Tidak mudah memang, terutama jika kita sendirian. Tidak masuk dalam komunitas aktif. dan Komunitas fisik.

PErtemuan hanya di dunia maya, kurang memberikan energi positif. Mungkin karena manusia memang murni makhluk sosial yang butuh orang lain.

Sementara, pola hidup keluargaku masih begini saja. BEgitu sulit menyisihkan waktu untuk keluar rumah. TErutama di hari libur. Kadang aku merasa putus asa dengan hal ini. Jarak tak terlalu jauh, tapi seperti tak bisa tersentuh. Aku ingin sekali ada perubahan tentang hal ini.

32 TAHUN

Tidak ada komentar
Kemarin aku berulang tahun. Umurku 32 tahun.
Berikut hal yang membuatku senang :
1. morning kiss dari suamiku. walau belum mandi :P
2. ucapan selamat ultah dari teman di wall facebookq.
3. semangat anakku ketika berangkat mengaji walaupun hujan gerimis

sayang sekali, belum ke ibu,
32 tahun yg lalu, beliau kesakitan melahirkanku.
insya Allah minggu ini aku ke rumah ya bu :)

LOVE

Tidak ada komentar
Aku tidak bermaksud untuk mendukung sebuah perayaan yang dilakoni sebagian penduduk bangsaku, hanya karena ikut-ikutan. Atau juga karena, setiap momen perayaan adalah tambang emas bagi beberapa pelaku bisnis.

LOVE

aku ingin mendukung sebuah kalimat yang dikatakan oleh beberapa orang, bahwa

MENCARI CINTA YANG SEMPURNA ITU TIDAK AKAN PERNAH BERHASIL
KARENA CINTA YANG SEMPURNA BUKANLAH DICARI
MELAINKAN DICIPTAKAN

Maka, cInta kepada siapapun itu, harus diperbarui secara terus menerus.

S*X and The CITY - The MOVIE

Tidak ada komentar
1:53.

Jam digital di sudut kiri bawah laptopku menuliskan angka itu. Sudah lewat jam tidur normal. Tapi mataku sengaja tidak kupejamkan segera. Sebelum aku menyelesaikan sharing kecilku dini hari ini.

Baru saja, sebuah judul film terkenal yang didanai oleh Modem AH*, diputar di Trans TV. Berjudul SEX dan The City. Untunglah, ketika di awal tayang, dua anak kecilku sedang asyik bermain game di kamar [ps/ sedang rukun dan tidak rebutan].

Suami juga sudah kalah dengan kantuknya, beberapa saat setelah acara si bapak TUKUL berakhir. Jadi praktis aku bebas menonton tivi sendirian.

SAC, kita singkat saja filmnya begitu.

SAC memang memaparkan adegan, cara busana dan bahkan beberapa kalimat yang mengandung unsur pornografi.

Tetapi,serius.
Pemilihan watak, tokoh, karakter, dan alur cerita - nya sangat cerdas sekali.

Aku bilang dengan kata sangat- dan sekali.
Kenapa?

karena, jika sepintas lalu, film ini seperti hanya menampilkan keglamoran gaya hidup wanita masa kini di kota megasuper di New York dan sekitarnya.

Padahal, akhirnya ada pesan yang kuat untuk WANITA, KELUARGA, PERNIKAHAN serta PERSAHABATAN.

Yang inti semuanya adalah satu,
BAHAGIA ITU LEBIH SEDERHANA JIKA DITERBITKAN LANGSUNG DARI HATI.

oke, selamat berbahagia dengan cara yang lebih dan lebih sederhana yang kawan ^_^.
Juga selamat tidur.
zzzzzzzzzz...........

Andai Aku "Angie" ,,,,,,,,,,

Tidak ada komentar
Kemarin. Dan beberapa hari sebelumnya, tivi disemarakkan eh tak pantas mengatakannya semarak. Tivi didominasi berita tentang wafatnya aktor dan politisi Aji Massaid. Beberapa mencoba menganalisa penyebab wafatnya. Beberapa malah fokus pada keluarga yang ditinggalkannya terutama istrinya, Angelia Sondakh. Satu tivi malah dengan aneh membahas tentang cinta di usia matang [rasanya tidak tepat waktu untuk membicarakannya kan?!!]

Aku begitu terusik dengan pemberitaan itu.
Pertama, aku ingat keadaan sekitar empat tahun lalu, ketika (alm) bapakku terkena serangan jantung ketika mandi. Ketika bapak dan ibu serta adik dan mbakku akan pelesir ke Trawas, ke hotel, sekaligus rencana Bulan Madu Kesekian kalinya untuk ibu dan bapakku menjelang Ulang tahun pernikahannya. Tidak sampai lima belas menit dari pasca bapak ditemukan duduk bersandar di bak mandi dengan memegang dada kiri, menurut adikku, bapak sudah menarik nafasnya yang terakhir. Innalillahi wa inna ilaihi rajiun.

Aku, yang kala itu sedang menggendong anak kedua yang masih berumur 9 bulan di rumahku sendiri. Dan menunggu si kakak pulang sekolah TK. Kami berencana ke rumah ibu, tanpa tahu sebelumnya bahwa mereka akan wisata ke Trawas. Dan ternyata, rencana itu berubah. Tepat ketika di belokan gang ibuku, kulihat kursi plastik hijau berjejeran di depan selubung kain hijau tempat memandikan jenazah itu mulai dipasang di depan rumahku.

Seperti MIMPI.

Ya, itu juga yang dirasakan dan dikatakan oleh Angie, ketika ditinggal wafat secara mendadak oleh suaminya. Dan itu juga yang disesalkan ibu berkali-kali, karena ketika bapak menarik nafas terakhir, ibu sedang ke pasar membeli jamu cair anti masuk angin, untuk bekal perjalanan nanti. Hanya adik, adik ipar dan mbakku, yang mendampingi.

Aku pun saat itu, hanya bisa diam tertegun melihat jenazah bapak ada di ruang tamu. Anakku masih dalam gendonganku, dan baru saja diimunisasi Campak beberapa hari yang lalu. Aku tak berani menangis. Karena takut anakku ini akan ikut menangis dan membuat suasana jadi heboh. Tanganku hanya terasa begitu gemetar begitu juga hatiku.
Singkat kata, hanya satu jam kemudian, aku dan beberapa saudara serta tetangga sudah pulang dari pemakaman umum yang berjarak kira-kira 3 km dari rumah ibu. Mengantarkan bapak ke pengistirahatan yang terakhir.

Dan, rasa bagai MIMPI itu masih ada hingga saat ini.
Terutama ketika aku saksikan anak keduaku tumbuh, tanpa mengenal sosok MBahKung alias Kakek dari pihakku. Karena dari pihak bapak, kita memanggilnya Abah.

Anakku ini, Aji, sering digoda kakaknya Aldo, karena tidak punya MbahKung.
Pernah sekali, ketika aku ajak menjemput kakaknya, ada seorang peminta tua di depan pagar sekolah kakaknya. Dan aku berbisik pada Aji,"Dek, kasihan ya Mbahkungnya gak punya uang.."
Dan setelah itu, ketika dia melihat peminta-minta, selalu dia sebut Mbah KUng. Aku merasa salah konsep juga memberitahunya istilah MbahKung.

MIMPI.
Ibuku pun selalu merasa sedih sampai sekarang. Apabila teringat pada bapak. Dan teringat ketiadaan teman bicara ketika dirundung suatu masalah.

FINANSIAL
Mohonlah maafku untuk yang membaca artikel ini. Karena ketika ibuku, dan kebetulan saja Angie, ada di depanku, ditinggal wafat suaminya secara mendadak, kenapa akhir-akhir ini malah finansial yang menjadi pikiranku.

Kalau ibuku, beliau sudah tak perlu menafkahi anak-anaknya. Karena kami sudah dewasa, bekerja dan bekeluarga.

Tetapi Angie?
Kebetulan dia sudah punya pekerjaan tetap. Dan sepertinya, saya yakin juga, penghasilannya kelak pasti cukup untuk memenuhi kehidupannya dan anak-anaknya.
Lalu bagaimana denganku? atau dengan beberapa ibu rumah tangga sepertiku?

Aku mulai mengandai-andai. Jika ini mendadak terjadi, apa yang harus kulakukan?

Bukankah ini semua mungkin?
Karena ini hanya dunia, dan suamiku pun makhluk yang bernyawa. Dan setiap makhluk yang bernyawa pasti akan tiba ajalnya.

Maka, PERSIAPAN untuk menjadi Mandiri secara Finansial terus mengusikku.

Aku harus serius untuk mempersiapkan hal ini.

Aku juga ingat sebuah kalimat dari ibu Melly Kiong, Penulis buku Parenting pada Ibu Bekerja. Bahwa beliau bekerja, karena menjadi seorang perempuan harus siap dengan kemungkinan keadaan yang terburuk. Beliau meneladani keadaan sang ibu yang harus bekerja sekuat tenaga setelah ditinggal wafat suaminya.

Dan perasaan itu bertabrakan terus dengan kalimat dari sahabat perempuan yang katanya mirip denganku. Kata temanku ini, "jangan mengada-ada sesuatu yang belum tentu terjadi. Seperti tidak percaya pada Tuhan saja."
Itu dikatakannya, ketika kuutarakan, kecemasanku jika mempunyai anak lagi.

Lalu bagaimana seharusnya?
Kemarin ada momentum, ketika aku sangat diperingatkan bahwa mendidik dan melatih anakku ini harus sangat serius. dan itu memakan waktu dan pikiran. Lalu ditambah kecemasan ini. Cukupkah waktu dan tenaga yang kumiliki???

Berlanjutlah terus kecemasan itu, sampai aku menonton acara Kick Andy kemarin,tentang para istri yang tabah mengurus suami yang sakit stroke, parkinson dan multiple sclerosis selama bertahun-tahun.

Ada satu istri yang mengatakan sesuatu yang sangat menjawab kecemasanku kemarin kemarin itu.

Yaitu :

SEMAKINLAH MENGENAL TUHAN.
KETIKA KITA SEMAKIN MENGENAL TUHAN.MAKA KITA TIDAK AKAN TAKUT APAPUN LAGI. KARENA TUHAN ITU MAHA KUASA DAN MAHA BAIK. SUBHANALLAH. TUHAN PASTI MENOLONG KITA.

Nah, kata kunci sudah kudapat.
Secara manusiawi, aku masih cemas, dan lebih sering memandangi suamiku tanpa sebab, sampai dia heran. Tapi satu hal yang pasti, aku akan lebih serius menata hidupku sendiri. Dan lebih menghargai, waktu demi waktu yang masih bisa kita lewati secara fisik. Dan yang pasti, aku harus lebih serius mempelajari cara mengenal Tuhan,
ALLAH AZZA WA JALLA.

GMA - 12/02/2011

TWIST RIBBON BROOCH FELTY BAG

Tidak ada komentar
Ciee...judulnya meni bahasa english pisan ya...

Tas Flanel dengan Bors Pita :

Pada dasarnya, kemarin tuh pengen sekali mempraktekkan tutorial membuat bros pita dari blognya mbak Kenti,

Lalu, sebelum aksi dimulai. Sedari pagi saya sudah sibuk membenahi pemberian aplikasi nama di jilbab bayi yang akan saya hadiahkan pada teman saya, yang punya little baby bernama Urfa. KEmarin dia juga memberikan sebuah buku tulisannya sendiri untuk anak saya, berjudul PELARI CILIK.

Mendadak ada teman baru fb, Mom-Onlineseller juga, datang ke rumah bersama suami dan anak perempuannya.
Alhamdulillah, hasilnya, si mommy ini mengajari saya bikin peniti juntai. sekaligus membawakan kepada saya, 20 pcs, jarum penitinya. Woalaahh tobill...ternyata mudah banget cara bikinnya. Jadi tertarik bikin tutorialnya ah nanti. Biar saya pasang, nanti anakku Aldo yang memfotonya.

Nah nah, keterusan deh seharian itu di depan Kabinet Craftku. Berlanjutlah dari membuat peniti juntai, trus membuat bros pita pilin-pilin alias Twist Ribbon Brooch.



Dari Bros satu warna pita, terus tertarik membuat tiga warna dikepang. Maka mengepanglah aku tiga warna pita organdi. LAlu ketika mengepang, terbesit idem membuat kepangan itu sebagai talinya tas. Lirik-lirik ada kantung flanel kecil coklat dalam kabinet. Gunting sana sini, jahit sana sini. tralala, jadi deh Tas Flanel dengan Bros Pita.

TEMPLATE GRATIS

3 komentar
Biuuuhhhhh. Sueerrr ewer ewerrr. Mataku ini sudah cuapek berat. Sejak dua hari yang lalu terpapar sinar lappy.

Yaa aku sedang pensaran mengganti template. yang ternyata membuat link link itu sangat amat mudah.

Untuk caranya akan aku beritahu nanti.
intinya gampangkok. tinggal download template. extract. lalu upload di blogspot. dan otak-atiknya mengikuti prosedur di tutorial. mantabbana.

Dapat IDE dari IDEKU_HANDMADE

Tidak ada komentar



Sudah dini hari.
Sejak kemarin aku kena virus blogwalking ke blognya para crafter yang ternyata, subhanallah mereka sukses, sukses, sukses.

Padahal, mereka tak perlu susah-susah membuat website pribadi sendiri berlabel dotcom. artinya, kemarin masih terbayangi perasaan, harus belajar opencart, bikin toko online, membeli domain dan juga hosting.

Untuk domain dan hosting, lumayan sudah terjangkau. dari informasi mbak Rahayu Fatnawati, teman baru dari facebook yang punya usaha web designer di www.forassya.com;

saya dapat alamat utnuk beli paket domain-hosting murmer, 135ribu rupiah, di www.dijaminmurah.com [namanya unik ya]

Dan woalah, domain-hosting sih mudah. Lah terus web-designingnya?
otak-atik letak foto dan lainsebagainya.
harus mulai dari nol lagi?

woalah, aku jadi jatuh bangun memikirkannya.
terus terang, upload foto itu sangat melelahkan dan mencederai retina mataku hingga ke ujung dahiku jadi pusing.

Juga, harus membuat link dan memperkenalkan web baru ini ke mister google agar mudah dicari. sementara perjuanganku membuat jilbaborin.blogspot.com mudah dilacak, sudah membuahkan hasil bagus.

Kemarin aku bersikeras menjadikan web, domain dan hosting adalah fokus utama atau next project. terutama agar di label yg akan kami cetak, sudah sekalian tertulis www.jilbaorin.com

tetapi setelah aku blogwalking ini, voila....semuanya hanya bermodal blogspot. dan itu sudah beromset puluhan juta, plus terkenal di media tivi dan cetak. hebat kan?

mau sukses tak perlu dotcom!!

yang aku amati kenapa mereka sukses, itu karena , mereka :
1. berani kreatif
2. aktif berkreasi
3. aktif berpromosi, misalnya lewat bazar, dll
4. baik hati membagi tutorial.

nah, urusan web selesai, aku tak ambil pusing.
memang template harus diubah supaya tampilan lebih bersih dan rapi, tapi ini akan kuserahkan pada suamiku saja. udah ga mau pusing di depan laptop lama-lama.

aku ingin fokus pada proses produksi.

yang pasti ada 3 hal yang ingin kujabani sampai nanti menjadi menguat. yaitu
JILBAB - HANDMADE - BUKU.

supaya, muslimah tak hanya cantik tapi juga pintar.

oke inilah timku yang terkuat saat ini :
1. aku - designer to seller
2. suamiku - bikin excel dan otak atik template
3. si pandu logistic - dan kurirnya - bagian pengiriman
4. aji yang suka teriak-teriak di pagar, memegang poster sambil teriak :beli jilbab
beli jilbab...jilbab orin... hehehe
5. aldo yang kreatif menggambar dan selalu kutodong ketika aku ga punya ide,
misalnya, bikin tank itu kalau anak-anak modelnya gimana?
#pura-purangetespadahal ga bisa, hehehe

LOGO
nah untok logo dan label aku masih mencari ide.
tetapi sepertinya ada dua kandidat terkuat
1. tetap "jilbab orin"
2. disingkat menjadi "j-Orin"

dengan Quote : JILBAB & BROS HANDMADE , include Books

isn't that INSPIRING??

maka, langkah selanjutnya adalah, membuka jalan satu per satu untuk mewujudkan rencana ini.

Ingat,
ambisi dan target waktu tidak bisa diketatkan untuk saat ini.
karena, fokusku harus mengembalikan gairah belajar dan beribadah lagi di dalam keluarga kami. gairah, menyenangkan dan ringan.

dan, karena suamiku diserang deadline pekerjaan yang tak henti-henti dari kantornya, tentu energinya sudah sangat terkuras.
bairlah, dia ambil bagian pada :
bantu ngepel rumah di pagi hari, dan menyuapi kedua anak lelakinya di pagi dan malam hari [semoga ini tidak selamanya, tapi mungkin ini menyenangkan buat para lelaki ya, heheh]

jadi, akulah sebagai ibu yang harus kembali lagi turun ke bumi. menancapkan paku alam yang kuat dan kokoh. sehingga, hidup kami tidak hanya berkutat seperti mesin. semua ini harus dan harus dikembalikan sebagai bentuk IBADAH KEPADA ALLAH SWT.

Semoga, Jalan kami dimudahkan oleh-NYA, amin.