Menyiapkan Anak Lelaki untuk Mimpi Basah

1 komentar
*copas*


Menyiapkan anak laki2 mimpi basah`


Dear parents... berikut ini saya rangkumkan materi program "Dear Parents" edisi 60, Rabu, 6 Mei 2009 yang lalu. Selamat membaca....


`Menyiapkan anak laki-laki mimpi basah`


Dear Parents….

Tahukah anda, bahwa anak laki-laki yang belum baligh dijadikan sasaran tembak bisnis pornografi internasional ? Mengapa demikian ? Karena anak laki-laki cenderung menggunakan otak kiri dan alat kemaluannya berada di luar. Di berbagai media (Komik, Games, PS, Internet, VCD, HP), mereka menampilkan gambar-gambar yang mengandung materi pornografi, melalui tampilan yang dekat dan akrab dengan dunia anak-anak.


Dengan berbagai rangsangan yang cukup banyak dari media-media tersebut, dan asupan gizi yang diterima anak-anak dari makanannya, hormon testosterone di dalam tubuh bergerak 20 kali lebih cepat.. Sehingga, testis mulai memproduksi sperma. Dan kantung sperma menjadi penuh. Karena itu, anak laki-laki kita dengan mudahnya mengeluarkan mani lebih cepat dari yang lainnya dan kadang-kadang, dengan banyaknya ‘rangsangan’ dari berbagai media tersebut, mereka tidak perlu dengan bermimpi !


Dear Parents…

Menyiapkan anak kita memasuki masa baligh adalah tantangan besar bagi kita sebagai orang tua. Kelihatannya sepele, namun sangat penting bagi mereka untuk mengatahui seputar masa baligh agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang memiliki seksualitas yang sehat, lurus dan benar. Memang banyak kendala yang kita hadapi : tabu & saru, bagaimana harus memulainya, kapan waktu yang tepat untuk memulai, sejauh mana yang harus kita bicarakan, dan lain-lain. Memang tidak mudah untuk mendobrak kendala-kendala tersebut, namun jika kita tidak melakukannya sejak dini, bisa jadi mereka mendapatkan informasi-informasi yang salah dari sumber yang tidak jelas.


Jadi, salah satu kewajiban orang tua adalah menyiapkan putra putrinya memasuki masa puber / baligh. Biasanya anak perempuan yang lebih sering dipersiapkan untuk memasuki masa menstruasi. Jarang, para ayah yang menyiapkan anak laki-lakinya menghadapi mimpi basah. Ini adalah tanggung jawab Ayah untuk membicarakannya kepada mereka. Mengapa harus ayah ? Karena anak laki-laki yang berusia di atas 7 tahun, membutuhkan waktu yang lebih banyak dengan ayahnya, dari pada dengan ibunya. Dan jika bicara seputar mimpi basah, ibu tentu tidak terlalu menguasai hal-hal seputar mimpi basah dan tidak pernah mengalaminya bukan ? Namun, bila karena satu hal, ayah tak sempat dan tidak punya waktu untuk itu, ibu-lah yang harus mengambil tanggung jawab ini.

Tips menyiapkan anak laki-laki menghadapi mimpi basah


Untuk pertama kali, kita akan membicarakan tentang apa itu mimpi basah, dan bedanya mani dengan madzi, dan apa yang harus dilakukan jika keluar cairan tersebut. Agar anak bisa membedakan antara mani dengan madzi, persiapkan terlebih dahulu alat-alatnya :


- Untuk mani : Aduk kanji/tepung sagu dengan air, jangan terlalu encer, hingga masih ada butir-butir kecilnya. Beri sedikit bubuk kunyit, hingga menjadi agak kuning. Taruh di wadah/botol.


- Untuk madzi : Beli lem khusus, seperti lem UHU.


Berikutnya siapkan waktu khusus dengan anak untuk membicarakannya. Apa saja yang harus disampaikan :

- Pertama, sampaikan kepada mereka bahwa saat ini mereka telah tumbuh berkembang menjadi remaja, dengan adanya perubahan-perubahan pada fisik mereka. Dan sebentar lagi mereka akan memasuki masa puber / baligh.


Contoh : “Nak.. ayah lihat kamu sudah semakin besar saja ya.. Tuh coba lihat tungkai kakimu sudah semakin panjang, suaramu sudah agak berat. Waah..anak ayah sudah mau jadi remaja nih. Nah, ayah mau bicarain sama kamu tentang hal penting menjelang seorang anak menjadi remaja atau istilahnya ia memasuki masa puber / baligh”


- Di awal, mungkin mereka akan merasa jengah dan malu. Namun, yakinkan kepada mereka, bahwa membicarakan masalah tersebut merupakan tanggung jawab kita sebagai orang tua, yang nanti akan ditanyakan oleh Allah di akhirat.


- Ketika berbicara dengan anak laki-laki yang belum baligh, gunakan the power of touch. Sentuh bahu atau kepala mereka. Hal ini telah dicontohkan oleh Rosulullah Muhammad yang sering mengusap bahu atau kepala anak laki-laki yang belum baligh. Hal ini dapat menumbuhkan keakraban antara ayah dengan anak. Jika sudah baligh, mereka tidak akan mau kita sentuh.


- Gunakan juga jangkar emosi (panggilan khusus, yang bisa mendekatkan hubungan kita dengan anak), misalnya : nak, buah hati papa, jagoan ayah, dan lain-lain.



- Sampaikan kepada anak kita : Tentang mimpi basah & mani


· Bahwa karena ia telah memiliki tanda-tanda / ciri-ciri memasuki masa puber, maka pada suatu malam nanti, ia akan mengalami mimpi sedang bermesraan dengan perempuan yang dikenal ataupun tidak dikenal. Dan pada saat terbangun, ia akan mendapatkan cairan yang disebut mani. (Kita beri tahukan kepada mereka contoh cairannya, yaitu cairan tepung kanji yang telah kita persiapkan). Peristiwa itu disebut mimpi basah.

· Jika seorang anak laki-laki telah mengalami mimpi basah, tandanya ia sudah menjadi seorang remaja / dewasa muda. Dan mulai saat itu, ia sudah bertanggung jawab kepada Tuhan atas segala perbuatan yang ia lakukan, baik berupa kebaikan maupun keburukan. Pahala dan dosa atas perbuatannya itu akan menjadi tanggungannya. Dalam agama Islam, ia disebut sudah mukallaf.

· Beritahukan kewajiban yang harus dilakukan setelah mengalami mimpi basah (sesuai dengan ajaran agama masing-masing).


Dalam Islam, orang yang mimpi basah diwajibkan untuk mandi besar / mandi junub, yaitu :


1. Bersihkan kemaluan dari cairan sperma yang masih menempel.

2. Cuci kedua tangan.

3. Berniat untuk bersuci ("Aku berniat mensucikan diri dari hadats besar karena Allah"). Minta ia untuk melafalkannya.

4. Berwudhu.

5. Mandi, minimal menyiram air ke bagian tubuh sebelah kanan tiga kali, dan ke bagian sebelah kiri sebanyak tiga kali, hingga seluruh anggota tubuh terkena air.

6. Cuci kaki sebanyak tiga kali.

· Setelah kita terangkan, minta kepadanya untuk mengulangi apa yang telah kita sampaikan.


Tentang madzi

· Jika ia melihat hal-hal / gambar-gambar yang tidak pantas dilihat oleh anak (gambar yang tak senonoh), maka bisa jadi, ia akan mengeluarkan cairan yang disebut madzi. (Kita beri tahukan kepada mereka contoh cairannya, yaitu lem UHU).

· Cara membersihkannya cukup dengan : mencuci kemaluan, mencuci tangan lalu berwudhu.

· Ingatkan kepadanya, jika ia tidak melakukannya, ia tidak bisa sholat dan tidak bisa membaca Al Qur’an.

· Setelah kita terangkan, minta kepadanya untuk mengulangi apa yang telah kita sampaikan.


Hal penting yang harus kita ingat sebelum membicarakan masalah ini kepada anak adalah kita berlatih dahulu bagaimana cara menyampaikannya. Mengapa ? Agar komunikasi yang akan kita lakukan tidak tegang, dan berjalan dengan hangat.. Agar anak merasa nyaman dan ia dapat menerima pesan yang kita sampaikan dengan baik.


Selamat mencoba …



-Elly Risman-

sharing dari mbak Naqiyyah Syam

Akhirnya .... !!! .... Punya Label :)))

3 komentar
Sepertinya pagi tadi belum sampai jam 6 deh, ketika tetanggaku mengantarkan sebuah bungkusan kepada suamiku.

Dan alhamdulillah, ternyata bungkusannya berisi Kartu Label Jilbab Orin, yang kupesan kemarin.

Terharu

Cantik hasilnya menurutku.

Langsung deh, jeprat-jepret...



Usahaku ini sudah berjalan 1 tahun.
Dan label resmi baru ada hari ini.

Kenapa?
Karena aku menunggu sampai Konsepku bulat 100%.

Di awal usaha, kubuat simbol JIlbab Orin, berupa BUNGA MATAHARI, tulisan Jilbab Orin, dan selipan huruf Jepang Katakana berbentuk O-Ri-N.

Dan berjalannya waktu, sempat aku otak-atik model Logo. Kuberikan pada tetanggaku yang punya usaha percetakan Roman Grafika di daerah Manukan Surabaya - sebelahnya UFO departemen Store.

Kemudian, aku ganti lagi. Sampai beberapa kali.

Maklumlah, dari postinganku kemarin, kan menyiratkan kalau aku masih ragu dan terpengaruh untuk mengubah imej menjadi kanak=kanak, dan memproduksi busana muslim adna perlengkapan untuk anak-anak.



Setelah blogwalking. Diskusi kecil dengan sesama Pedagang Online. Lalu mengamati diri sendiri : SDM, Skill, Modal, Tempat Bahan yang tersedia dengan mudah di Surabaya. Maka, aku dan suamiku, memutuskan untuk kembali ke konsep awal. Yaitu JIlbab untuk para ibu muda dan dewasa muda. Mengusung keunikan dan kepraktisan. Jadi Insya Alloh, produk kami nggak ribet pabalieut kemana-mana.



Kami pun menumbuhkan kembali aplikasi bordir perca. Yang setelah diamati masih jarang pemainnya. Aku optimis. Insya Alloh produk ini bisa langgeng. Karena aplikasi bordir masih sangat disukai. pasalnya, bordir tidak mudah rusak. Beda dengan aplikasi payet yang sering lepas dari benangnya. atau memerlukan perawatan yang ekstra hati-hati ketika mencuci maupun mensetrika jilbab kembali.

Apalagi SDM pengrajin bordirku, yahud punya.
Plus ide-ide dari crafter yang berlalu lalang di dunia maya ini, membuatku yakin seribu persen. Bahwa, keunikan bordir, perca, manik sekalian plus aksesoris handmade; akan selalu ada tempat di pasaran. Semakin lama, Handmade akan semakin dicari. karena orang akan semakin bosan dengan produk pasaran.

Misalnya untuk bros saja deh. Memang bros dari Cina, lucu-lucu. bentuknya perak, warna-warni dan murah banget. tetapi pasti deh, cepat patah dan lepas lemnya. tetanggaku sendiri sudah kadung gandrung dengan bros handmade buatanku ,katanya lebih kuat karena diikat dengan kawat. lagipula modelnya cekli. alias kecil tapi cantik.



dan taraa...inilah anak keduaku, Aji umur 5 tahun, yang menemaniku memasang label di jilbab dan mengemasnya.

iyya...inilah usaha online dari seorang ibu rumah tangga. semuanya dilakukan sendiri toh.

keep on spirit ya para ibu rumah tangga yang ingin berbisnis. lakukan dari sekarang, apa saja, yang mudah yang murah modalnya, dan tekunilah. semoga berhasil. :))s

Menjemput Prospek Bisnis

Tidak ada komentar
Dalam beberapa bulan ini hati saya mulai gamang. Untuk menentukan produk apa yang akan fokus saya tekuni di bisnis JIlbab Orin , yang -Alhamdulillah- sudah saya tekuni hampir setahun di bulan April ini.

*Jilbab Orin* Ulang tahun lhoo.... :)))

Sempat ingin berpindah konsep ke Dunia Anak-Anak. Karena merasa tidak akan mampu berkompetisi di area para fashionita, jika masih bergelut di dunia para wanita trendy.

Alasannya, saya ini mah sejatinya nyaman dengan atmosfer 'perkucelan'. seperti : jins kucel, kaos kucel, muka kucel -- ups.

Saya mendidik diri sendiri untuk tak peduli sangat dengan penampilan. Terutama ketika harus bertahan hidup di perantauan. Berlagak seperti laki-laki, adalah sikap yang paling aman pada saat itu.

Ketika saya utarakan niat untuk hijrah ke produk muslim anak-anak tersebut kepada teman saya, dia nyengir kuda. "hihi biasa mbaakk. kalau orang bisnis tuh di tengah jalan, pasti melirik prospek usaha lain."

Aku tersindir juga. Lalu berkilah, "ah mungkin saja passionku di dunia yang lucu-lucu dan anak-anak. Aku nih macho banget deh, kayaknya ketinggalan mode melulu bakalan nantinya." jawabku kepada temanku yang manis dan asli modis banget penampilannya. cucok deh kalau dia berkutat di bidang fashionita.

Akhirnya, aku mencoba satu dua hal berkaitan dengan dunia anak. Sambil melihat prospeknya. Lalu aku mengevaluasi respon pembeli onlineku. Lho, beda ya. Mungkin segmen Jilbab Orin sudah pas sesuai produk yang kami tawarkan selama setahun ini. Yaitu para ibu-ibu muda.

Dan dalam berjalannya waktu itu juga, munculla info baru dari para calon pembeli : bahwa ibu-ibu muda itu pun suka sama yang lucu-lucu. hihihi...baru aku tahu deh. misalnya kayak jilbab di bordir payung, boneka, lebah, dst.

Lho itu kan sudah pernah aku bikin kemarin?

Keputusan sementara, aku memutar otak agar sasaran Jilbab Orin tetap. Bukan konsepnya yang diubah. Produknya saja yang dibuat beda,

Aku tak punya banyak waktu dan sekaligus nggak hobi banget kumpul sana, kumpul sini. arisan sana , arisan sini dsb. tapi aku tantang saja diriku sendiri : memang wajib ya pebisnis jadi nyonya sosialita?

aku bukan sosialita
tapi aku ingin berhasil dalam penjualan
pasti ada cara lain.

itu saja pikirku

maka aku rajin kembali browsing sana-sini, buka blog baru, website baru. membaca catatan-catatan seputar bisnis, bazar, fashion dan kecantikan.

lambat laun, ketetapan hati itu pun muncul.
akhirnya aku tahu bahwa semua produk kita pasti punya prospek. seperti jilbabku, walaupun ada jenis jilbab yang ajaib bentuknya,dan marak dipakai para muda kala ini, pastilah pasti, peminat jilbab klasik, praktis, manis dan lucu, akan kembali pada kesukaannya tersebut. takkan mati gaya deh pokoknya, itu yang kuyakini

untuk kosmetik Wardah, juga begitu. walaupun ada jenis facial care racikan dokter kecantikan yang harganya ratusan bahkan jutaan ribu, bermunculan di muka bumi ini. yang namanya produk dengan harga terjangkau, aman dan nyaman dipakainya seperti Wardah ini pun, pasti akan menarik konsumennya kembali. dan yang pasti lebih loyal lagi.

terlebih untuk aksesoris.
dengan tidak adanya informasi para pengrajin aksesoris yang sudah berhasil. apapun bentuknya. aku akan merasa dan masih merasa, usaha ini nggak prospek banget. tetapi SUBHANALLAH. dari kota kecil pun, semacam Kediri, jika dibandingkan aku di Surabaya. ada seorang pengrajin yang punya langganan dari Malaysia.

nah lho, apa sih yang nggak bisa dengan internet dan jasa ekspedisi?
minimal selama masih ada Pos Indonesia, dan warnet, hidup kita aman. hehehe

dari aksesoris juga aku melihat adanya prospek lain : yaitu membuka kursus, menjadi pembicara pada seminar dan membuat aksi sosial dari craft, dalah craft for humanity.

semua ini membuatku semakin bersemangat saja. dan semoga bisa jadi inspirasi juga buat anda.

I love Beads Jewelry ... So...Artistic

2 komentar







Kemarin di library hotel Klub Bunga Malang, aku buka-buka majalah. Yang hiyyalaah..ada foto baguuus deh. Klik klik,, untung mbak penjaga library kagak marah heheh..makasih ya mbaakkk...

Blogging Till You Drop

Tidak ada komentar
Seharian bener-bener seharian ini aku otak-atik template blogspot.
Pasalnya, ga puas banget dengan template blog Jilbab Orin yang terakhir. Maunya sih cocok saja, tampilan seperti galeri, Tapi kata suamiku warnanya kurang menarik. Yaitu hijau tua. Walau di awal aku menyangkal, akhirnya kepikiran juga untuk mengubah lebih cerah.

Alhasil, otak-atik sana sini cari template blogspot gratisan, jadilah maka terjadilah dia...

Huuu...itu edit HTML nya yaa...salah huruf sebiji aja, tanda petik ke delete, udah eror dan XML tidak bisa ditutup dengan baik. Jadinya Refresh berulang-ulang sambil ngecek mana-mana link yang belum benar.

Alhamdulillah, blog JIlbab ORIN sudah sampai pada masa kejayaannya nih, hehehe. Sudah puaaaas aku. karena menu di link banyak, alias nanti yang pada datang ke blog jadi mudah cari barang yang mau dibeli. Mau tahu penampakannya??

Disini nih,

Lalu menjalarlah untuk otak-atik blog pribadiku dan blognya keluargaku. nggak bisa tidur sebelum beres. dan sekarang sudahlah beresnya. puas rasa hati. oke tidur dulu besok luar kota untuk urusan mesin jahit menjahit. go Mom preneur. go the power of penasaran : jadi tahu ilmu blogging lumayan banget hari ini. bisa jadi buku HOW TO nih, heheh...

Narsis Habis

Tidak ada komentar




















Ketika di Klub BUnga Malang bersama keluarga.
*ingat ini hanya foto2ku saja hehehe...

family gathering with ALSTOM POWER INDONESIA SURABAYA

Tidak ada komentar
sejak sabtu pagi-siang, kami menuju Klub Bunga,Malang. Alhamdulillah,hotelnya-kamarnya- ciamik tenan. Aji pun santai dan supel,walau baru pertamanya naik bis. Bisnya ber-AC!Bersih dan nyaman, alhamdulillah anak2 jadi ga rewel.

Di acara malamnya, ada sesi perkenalan dan foto keluarga. Beberapa karakter orang sedikit tersirat.

Voila : cantik,modis,sekretaris,punya baby plus baby sitternya, bisa dinner berlama2 dg suami : is that a perfect life ever be?

Entahlah, itu masih cover majalah,belum baca isi

VIRUS HANDMADE

Tidak ada komentar
Sempat buka blognya mbak Vitarlenology, ada ulasan tentang virus handmade yang sangat menarik. Disebutkan jika skill handmade bisa membuat orang tidak mudah membuang barang, karena dengan beberapa teknik dasar saja kita bisa mengubahnya menjadi barang bisa-pakai.

Seperti kertas bekas,jadi kantong serbaguna, clay kertas, bunga,dll

Benar juga. Seperti kemarin kubuat hangtag bros dari kertas kado. Jadi kepikiran untuk tak membuang kertas kado lagi nanti, cantik dan hemat hasilnya.

Cintailah Handmade

Alamat, Nama Rubrik dan Jumlah Honor Menulis di MediaAlamat, Nama Rubrik dan Jumlah Honor Menulis di Media

Tidak ada komentar
Alamat, Nama Rubrik dan Jumlah Honor Menulis di MediaAlamat, Nama Rubrik dan Jumlah Honor Menulis di Media

Ada banyak kesempatan untuk menulis di media sebagai salah satu ajang aktualisasi dan apresiasi di dunia menulis. Hampir semua media menyediakan rubrik untuk public. Yang paling umum adalah rubric opini (bisa dengan nama lain untuk sejumlah media), cerpen, puisi dan sebagainya.



Berikut nama media, nama rubric, alamat email dan perkiraan jumlah honor (dikompilasi dari sejumlah sumber) :



Kompas: opini@kompas.co.id

Kompas termasuk media yang memiliki begitu banyak rubric untuk masyarakat. Selain opini, ada rubric lain yang bisa dicoba seperti Teroka dan Teropong. Bedanya, jika rubric opini muncul setiap hari, rubric-rubrik lain ada yang tiap satu atau dua minggu. Honor di Kompas konon rata-rata di atas satu juta.



Jawa Pos (www.jawapos.com)

Ada beberapa rubric yang bisa dicoba: “opini”, “ruang putih”, “di balik buku”, “cerpen”, “puisi” dsb..

Alamat email : opini@jawapos.co.id, sebutkan rubric yang dituju pada subyek email.

Honor opini sekitar Rp 750.000. Untuk Kolom Esai Budaya, Cerpen, Resensi Buku dan Dibalik Buku: ariemetro@yahoo.com. (Untuk resensi buku, bisa dikirim yang panjang tulisannya sampai 800 kata)

Seputar Indonesia (www.seputar-indonesia.com)

Alamat : redaksi@seputar-indonesia.com. Ada Opini (muncul setiap hari), Kolom Budaya, Resensi, Puisi, Cerpen (ada di hari Minggu saja). Tinggal kita tulis aja mau dimuat di kolom apa pada subject email pas kirim tulisan. Honor resensi buku 200 ribu. Opini dan Kolom Budaya 400 ribu, Cerpen 400 ribu.



Lampung Post (www.lampungpost.com):

Untuk Kolom Opini: redaksi@lampungpost.co.idà ini imel utama

opinilampost@yahoo.co.id

redaksilampost@yahoo.com

Untuk Esai Budaya/Sastra dan Puisi: lampostminggu@yahoo.com, halaman opini@yahoo.com

Honor Opini 200 ribu, Cerpen 200 ribu



Media Indonesia (www.media-indonesia.com):

Untuk Kolom Opini dan Resensi Buku : redaksi@mediaindonesia.co.id

opinimi@yahoo.com

(Panjang resensi buku maximal 800 kata. Begitu juga dengan Opini. Saat kirim lebih baik semua imel dikirimi.

Honor resensi buku dan Opini 400 ribu. Nama Kolom Resensi Buku-nya: Bedah Pustaka)



Bisnis Indonesia: redaksi@bisnis.co.id

(Biasanya tulisan yang nyerempet soal bisnis dan ekonomi. Honor sekitar 300 ribu)



Pikiran Rakyat (www.pikiran-rakyat.com) (Jawa Barat):

Untuk Kolom Opini: opini@pikiran-rakyat.com à panjang tulisan maximal 6000 karakter dengan spasi honornya 300 ribu. Untuk Esai Sastra, Cerpen dan Puisi: khazanah@pikiran-rakyat.com à ada di hari Sabtu

Untuk Resensi Buku: kampus_pr@yahoo.com ada cuma hari kamis (panjang tulisan 4000 karakter dengan spasi. Honornya 200 ribu.)

Koran Tempo (www.korantempo.com):

Untuk Kolom Opini: koran@tempo.co.id

Untuk Resensi Buku, Esai Sastra dan Puisi: ktminggu@tempo.co.id

Honor Opininya sekitar 600 ribu. Satu bulan sekali ada Suplemen Ruang Baca, kalo dimuat honornya 500 ribu. Resensi buku honor 400 ribu.



Republika (www.republika.co.id): sekretariat@republika.co.id à ini buat Kolom Opini.

Kalo kirim cerpen dan puisi, selain kirim ke imel itu, kirim juga ke: ahmadun21@yahoo.com



Suara Karya (www.suarakarya-online.com): redaksisk@yahoo.com

Ada Kolom Opini. Cerpen dan Puisi hari Sabtu. Honor Opini 150 ribu



Suara Pembaruan (www.suarapembaruan.com): koransp@suarapembaruan.com

semua jenis tulisan dikirim ke imel itu. Ada Kolom Opini, Resensi Buku, Puisi dan Cerpen



Koran Jakarta (www.koran-jakarta.com) : redaksi@koran-jakarta.com

(Setiap hari ada Kolom Opini (namanya Gagasan) dan resensi buku (Perada). Honor 400 ribu untuk Opini, Resensi buku 280 ribu. Kalau mau dimuat, biasanya ditelfon terlebih dahulu.



Suara Merdeka (www.suaramerdeka.com): naskah@suaramerdeka.info dan wacana@gmail.com.

Ini koran Jawa Tengah, InsyaAllah bisa dicoba oleh penulis lain dari luar daerah.



Catatan Tambahan :



1. Untuk Rubrik Opini, secara umum tulisan berkisar 700-850 kata.

2. Tulisan bisa dimuat satu hari setelah kirim, satu minggu, dua minggu atau bahkan dua bulan setelah kirim, umumnya juga tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

3. Selain actual, kenali karakter media dengan sering mengunjungi webnya masing-masing.



Selamat mencoba dan berkarya…..
sumber : note dari mbak Naqqiyah Syam
http://www.facebook.com/notes/naqiyyah-syam-full/alamat-nama-rubrik-dan-jumlah-honor-menulis-di-mediaalamat-nama-rubrik-dan-jumla/219677118047252

Sewing is Killing

Tidak ada komentar
Bisa dibilang start membuat sketsanya jam 9 pagi. Lalu menjahitkan potongan flanel itu ke sarung dan jilbab anak. Dan woalah selesainya jam 1 siang booo...



Hanya dua benda yang dihias, makan waktu begitu lama. Padahal kurasa kecepatanku menjahit tusuk feston sudah sangat maju daripada di waktu lampau. Tapi toh lah namanya HANDMADE. Made by hand, ya mau tidak mau begitu lamanya selesai.

Kenapa terasa lama?
Karena jika dibandingkan dengan waktu aku membuat bros atau peniti juntai. Dalam 2 jama bisa jadi sekitar 25 peniti, atau 10 bros akrilik atau 5 bros kawat yang ruwet uwer-uwernya.

Udah bisa dipastikan, untuk urusan flanel mem-flanel ini dan menjahit sulam ini, aku menyerah deh. Jika respon bagus, aku pasang strategi bikin desain saja, dan pengerjaan diserahkan pada tukang bordir.

Setelah mencoba beberapa bentuk craft, jatuh cintaku akhirnya tertambat pada aksesoris handmade, terutama yang berhubungan dengan kawat, manik dan perca. Kelak aku ingin juga mengeksplor aksesoris dari bahan daur ulang. Entah itu gelas aqua atau kertas koran. Insya Alloh, semakin hari semakin bereksperimen. Yang penting aku tidak terbunuh di situ, seperti halnya ketika aku menjahit sulam tangan, hehehe..

Sudahlah nyerah. Sewing is Killling me...

Tas-ku Tak Berat Lagi

Tidak ada komentar
Sébenarnya hari ini full capeknya, tapi semua itu tidak terasa lagi.
Dalam perjalananku ke desa mertua. Bicara dengan mulut, mata dan hatiku pada semua hal yang kudengar,kulihat dan kurasakan.
Lalu ke rumah ibuku yang kosong,membaca sebuah majalah dan menemukan profil wanita tangguh yang hidupnya jauh jauh lebih sulit dariku; memulai dan terus menjalankan usaha yg sering defisit demi menolong sesama penyandang cacat : AH, hidupku jauh lebih mudah darinya, maka bebanku jadi ringan saja :-)

Resign

Tidak ada komentar
Mendadak teman kuliah nelpon,lalu kutelpon. Dan curhatlah dia yang intinya kepengen resign alias keluar dari kerjanya,minggu depan!
Fantastik ya?!
Dulu aku berdarah-darah ketika memilih jadi ibu RT,kini jadi jujukan sesama ibu yang ingin jadi ibu RT.
Subhanallah, mimpiku dikabulkan oleh ALLOH YANG MAHA PENYAYANG.

Mimpiku dulu,ingin nekad membuktikan bahwa jadi IRT is the best, alhamdulillah sekarang sudah diberikan jalan untuk menjalani dan menunjukkan bahwa ibu lebih baik di dan dari rumah saja.

HARI PERCA PENUH WARNA

Tidak ada komentar
seharian stay at home. padahal minggu kemarin rencana renang. tapi ya..pegel deung, seharian cari bahan jilbab dan aksesoris kemarin. trus pagi, aji bangun dengan darah kering di lubang hidung. aji mimisan!
artinya udah kecapekan banget nih krucil. alhasil kudu diam manid si rumah semua. biar produktif : suamiku baiki sepeda mbahkung, dan aku gunting perca buat jilbab. syukurlah kemarin dapat warisan perca buanyak dari ibuku tercinta. oyaw, mamih tuh lipstik wardah aneka warna-nya dipakai ya! biar cantik

Blogger Award from Tamimi Box

2 komentar
Hampir semingguan lebih, aku jarang blogging. Nulis entri baru kadang dari hape saja. hanya sepatah kata, dan kadang nggak pakai judul. Yang penting sharing rasa di hari itu sudah terpenuhi.

Mendadak aku buka blogku saaat itu, dan kulihat di chatbox tulisan dari mbak Nadiyah, pemilik TAMIMI BOX, blognya ada disini.

Mbak Nadiyah mengatakan, kalau aku dapat Blogger Award darinya. Huih senangnya, aku copas deh isi chatboxnya, nih :



Lalu meluncurlah aku ke Link--nya mbak Nadiyah ini. Dan benar lho, alhamdulillah, aku dapat nih award. Namaku ditulis "Mbak Orin" saja.






Akhirnya, di usia setahun lebih sedikit aku melek internet dan buka blogger, hari ini aku dapat BLOGGER AWARD dari TAMIMI BOX.



Sepertinya aku harus menuliskan apa yang jadi aturan pemberian blogger award ini, ya. [aku belum konfirmasi ke mbak Nadiyah sih ^_^]

Jadi, anggaplah aku benar. maka pertanyaan di bawah ini akan kujawab :

Dan untuk menerima award ini ada beberapa hal yg harus dilakukan :

1. How long have you been blogging ??
Seingatku, sekitar setahun yang lalu aku mulai buat blog dan rajin entri blogging. Sempat coba-coba ke multiply, dan akhirnya kembali ke blogspot, karena lebih mudah dan ada fasilitas FOLLOWING nya, yang sangat menarik dan nambah info,



2. When did the first time you blogged??
Setahun yang lalu, berarti sekitar Januari 2010.


3. What is you pupose to making blog?
Blog pertamaku adalah
DUNIA MIPA, tujuannya untuk menjaga otak kimia atau sainsku tetap hidup, jadi aku isi dengan entry tentang sains dan latihan soal untuk anakku, daripada hilang dan mubazir. Belakang blog ini pasif deh, karena buat latihan soal aku tulis tangan saja, trus anakku suka baca sendiri bukunya :)

blog keduaku adalah blog ini nih, ORIN'S BLOG, gonta ganti judul blog. Mulai Pustaka MADOJI, HENI PRASETYORINI, dan sampai sekarang jadi Orin's Blog [biar sesuai aja sama nama merk jilbabku.]

blog ketiga adalah DISKUSI PARENTING, sesuai namanya, ini untuk sharing perihal pengasuhan anak. Belakang pasif juga, karena udah jarang browsing masalah parenting. SEkarang lebih sering baca buku langsung dan belum sempat review buku.

blog terakhir adalah blog buat jualan. yaitu JILBAB ORIN. Disini aku menjual jilbab produksi dari adik iparku dan tetangga di desanya yang pada jadi pengrajin bordir, sulam pita, sulam benang dan payet. Selanjutnya berkembanglah menjual aksesoris handmade, buatanku sendiri.

masih ada beberapa blog lagi yang kubuat secara insidental dan emosional, :=)
pada intinya, di blog itu aku ingin SHARING, SELLING dan FINDING FRIENDS.


4.Who inspired you so that your blog becoming like now?
Yang sangat kuat mempengaruhiku adalah komunitas TOBUCIL di Bandung. Sebelumnya aku belajar sains, dan sudah mulai menulis fiksi sejak lama [walau belum tayang dan masih untuk kalangan sendiri.]. tetapi ketemu TOBUCIL ini, benar-benar menarikku ke dunia baru yang warna warni, asyik dan bisa menghasilkan.

Dari TOBUCIL, aku semakin terinspirasi oleh IDEKU HANDMADE. Jiwa kreasinya yang bebas dan lucu membuatku berani untuk menekuni bisnis kerajinan tangan ini. Dan semoga bisa terus terus kujalani sampai di masa tuaku nanti.


5. Send this award to other four bloggers:
Untuk 4 blogger yang paling sering ku - klik blognya dan menginspirasiku :
- SWEETIE GARDEN = blognya mbak NURUL SEPTIANI
- KREASI THA = blognya mbak Dini Estha yang suka sharing masalah kerajinan tangan
- RUMAH KARYA PIPIET SENJA = blognya Bunda Pipiet Senja, penulis kesayanganku
- PENA PEREMPUAN INDONESIA = blog tentang ibu rumah tangga yang aktif berkarya

Nah, sekarang memberitahu mereka.
Terima kasih buat mbak Nadiyah sebelumnya ya :=)

between "wire jewelry" and "kids creation"

Tidak ada komentar
Bertemu ibu-ibu pembuat aksesoris kawat yang udah oke banget, senang rasanya.

Senang,karena,tampak prospek dari kerajinan aksesoris ini bisa dijadikan sumber income. Dan yang penting, proses produksinya bisa total di dalam rumah. Ini cocok sekali untukku. I LIKE STAY AT HOME (TOO) MUCH :)

Ada kreasi lain yang membuatku kepincut juga, yaitu FLANEL DAN PERCA yang lucu-lucu. Tapi menjahitnya terasa lamaa sekali, belum biasa!
Untuk hal ini,aku yakin bisa aktif merancang saja. Game anakku inspirasinya.