The Girl Effect [From Watching Oprah Winfrey Show]

Seingatku siang tadi, tanpa sadar remote TV kupencet ke angka 11. Channel Metro TV. Tanpa sadar juga kalau itu adalah waktunya Oprah Show, ditayangkan.
Mungkin ini tayangan ulang, karena seingatku dia sudah berpamitan tidak akan tampil di talkshow-nya itu lagi beberapa waktu yang lalu.

Ah, sebenarnya topik Oprah show saat itu sangat kejam.

Tentang Perbudakan modern dalam bentuk Pemaksaan Prostitusi pada Gadis Muda di Kamboja.

Biasanya aku segera mengalihkan channel atau mematikan tivi, kalau ada berita tentang kekerasan secara seksual kepada kaum wanita atau bahkan anak lelaki kecil.
Entah, rasa marah luar biasa campur ngeri luar biasa, akan datang jika aku membaca atau menonton dan bahkan hanya mendengar, peristiwa dan hal-hal semacam ini.

Tetapi, suamiku yang kebetulan ikut menonton, tampak penasaran.

Beberapa kali dia membenahi letak antene tivi dalam, agar tampilan di monitor tampak lebih jelas.

Dan inilah petikan talk show yang kami lihat bersama itu :




Long Pross
Itulah nama seorang gadis Kamboja, yang jadi korban perbudakan jaman modern ini.

DIa diculik dan dipaksa menjadi pekerja seks.

Aku tak ingat, dia diculik oleh siapa. Tetapi mungkin oleh para pemberontak, seperti yang biasanya terjadi.

Disini hal aneh, disampaikan, bahwa ada kepercayaan di kalangan kaum lelaki di negaranya, bahwa mereka akan selamat hidupnya jika berhubungan badan dengan perawan. Oleh sebab itu, harga para gadis perawan ini sangat mahal. Dan mereka diculik untuk mempermudah para pengusaha rumah bordil itu.

Kekejaman demi kekejaman terjadi disana. Jika para gadis melawan, mereka akan disetrum. Ada yang bajunya disiram dengan air, lalu tubuhnya dililit kawat listrik. Lalu mereka akan disetrum dua kali sehari. Sampai mereka menurut.

Para gadis tak diijinkan meminta kondom sebagai pengaman. Sehingga mereka rentan terhadap AIDS, penyakit menular serta kehamilan.

Long PRoss bercerita, dia pernah hamil dua kali. Di saat kehamilan kedua, para penjaga menunggu sampai hamilnya masuk bulan keempat. Lalu mereka mengaborsinya. Saat itu, dia merasa sangat kesakitan,d an minta istirahat sebentar, sebelum akhirnya harus bekerja menjadi prostitut lagi. Dia memohon begitu sangat, namun yang didapatkannya adalah tusukan besi pada mata sebelah kanannya.

Luka di mata Long Pross kemudian semakin parah, bernanah dan berdarah. Para penjaganya menganggap dia sudah rusak dan membuangnya di jalan.

Long Pross, ditemukan dan kemudian ditolong oleh yayasan yang peduli dengan para wanita korban perkosaan dan perbudakan seks.

Ngeri sekali bukan?

Tempat dia diperbudak itu, sekarang sudah dihancurkan. Hanya tampak sel-sel tempat para gadis disiksa jika melawan.

Tetapi praktek perbudakan modern ini belum berhenti sampai sekarang. Ada negara lain yang diceritakan, bahwa agar para gadis tidak lari dari tempatnya dipaksa bekerja sebagai Pekerja Asusila, mereka sengaja diberi amphetamin, agar kecanduan.

Jadi, walau ada yayasan penolong yang berhasil membeli dan memerdekakan gadis itu, maka dia akan kembali lagi karena butuh amphetamin untuk mengobati kecanduannya.


KDRT, Perbudakan terhadap wanita,
berita seperti ini sangat menguras batin saya.
Sedih sekali rasanya. Walau hanya melihat dari jauh, seperti bisa merasakan derita batin dan tubuh yang mereka alami. Belum lagi traumanya.

Kemudian Oprah, menunjukkan cara untuk menolong mereka, baik secara langsung maupun tidak langsung. 

Yang pada intinya ada dua hal :
1. menyebarluaskan video presentasi berjudul GIRL EFFECT, dimana saja, bisa di fb, twitter, blog dll. agar banyak orang semakin tergugah, bahwa perempuan itu berharga. wajib dihormati. dan pandangan bahwa anak perempuan atau istri tidak berguna, yang mungkin masih terjadi di belahan negara lain, akan berubah sedikti demi sedikit.
caranya melalui pemberdayaan para perempuan ini, dengan memberikan kredit mikro agar mereka bisa memulai suatu usaha lokal, yang akhirnya nanti menghidupkan ekonomi lokal di daerahnya

2. melalui beberapa cara yang disebutkan dalam link diatas.




Hari ini sebenarnya, sangat happy ending buat saya.
Karena setelah sekian lama bermimpi dan menganggap diri tidak akan bisa belajar merajut kecuali harus ikut kursus dulu, hari ini, saya alhamdulillah, bisa membuat rantai tunggal, ganda dsb, belajar sendiri dari buku Merajut untuk Pemula.
Yang sebelumnya, kemarin malam, sesaat sebelum pulang ke rumah saya sendiri, dan ketika saya masih di rumah ibu, saya memaksa ibu untuk praktek merajut sebuah lingkaran kecil di depan saya. Dan hari ini, tutorial live dari ibu saya itu berhasil saya tiru.

Saya happy.
Namun teringat tentang Long Pross dan Oprah ini.

Dan semoga dari tulisan ini, saya bisa berbuat sesuatu untuk kaum saya.

Doaku dalam hati, semoga kita sekeluarga, sebangsa, sedunia ini semakin dilindungi oleh Alloh SWT dari kejahatan makhluk-NYA, yang tampak maupun tidak tampak. AMin.

LETS PRAY FOR WOMAN AND US

5 comments:

  1. ayo lanjut lagi mba belajar merajutnya. seru loh mba ^^

    BalasHapus
  2. amin... tanpa bermaksud ingin lebih unggul, yg pasti wanita punya kelebihan jg kekurangan. jg dgn pria. saling menghargai jg saling melengkapi :)

    btw, sya kmaren pingin jg beli buku merajut itu. pingin bs buat bunga, biar bs di aplikasi dmn aja. tp ditunda, krn byk keinginan menjahit yg blum dikerjakan :D. congrats mba, smangat!

    BalasHapus
  3. Kalo belajar rajutnya diteruskan bisa ngajarin anak-anak gadis sekitar, terus dikelolo pemasarannya. Gimana?

    BalasHapus
  4. mbak Fitri : insya Alloh lanjut terus mbaak, soalnya penasaran.

    mbak Yna : iya mbak Yna, faktanya tidak semua orang begitu cara berpikirnya. okay tetep semangaatt

    mbak Hany : laiku rencanaku mbak. gak cuma rajut, ya yg aku bisa-lah, sementara ini bisanya aksesoris, flanel ... moga2 nanti ada jalan.
    tapi ya rada keder dan pesimis juga se, kok lihat anak2 gadis skrg bawaannya hape doang, walaupun rumahnya nyempilll di sudut gang. aku jarang melihat yg binar matanya ingin maju dgn keringatnya sendiri gitu lhoo.
    hfhh...moga2 ketemu sama mereka yg butuh nanti, jadi klop dan berjodoh.

    BalasHapus
  5. Kadang kulit kacang sama isinya lain lo mbak :) Habis eksterior, terus selanjutnya interiornya juga ya? :)

    BalasHapus

Terima kasih telah meninggalkan jejak dan memberikan komentar.
Pasti lebih menarik jika kita terus ngobrol. Bisa ke facebook: Heni Prasetyorini dan Twitter: @HeniPR. Sampai jumpa disana 😊