Tas "Ojek" Cantik

Sudah hampir 5 tahun, saya aktif jadi "OJEK" buat anak sulung saya.

Untuk ANTAR JEMPUT sekolah.

Yang selalu, mengajak adiknya.

Karena punya anak 2 cowok semua, yang cenderung cepat kabur dari sepeda motor. Maka, biar praktis, kemana-mana saya bawa TAS SELEMPANG.

Kemarin saya bikin dari kain blacu, namun sudah leceknya warnanya. Juga kependekan pula talinya.

Untuk meng-update tas blacu itu, saya coba bikin dari felt alias kain flanel. Kancingnya dari batok kelapa asli Lamongan [pemberian ibu mertua saya].

Sementara tali tasnya, saya pakai sistim kanibal dari tas lama yang udah pensiun dan jadi wadahnya lem tembak dan kawan-kawannya.

Tas ini saya jahit tangan.
Dan ternyata, menjahit kain flanel dengan jarum dan benang jahit tangan biasa, lebih cepet daripada pakai jarum sulam.

Satu waktu pasca sahur, dan satu waktu pasca nganter anak-anak sekolah, maka jadilah tas ini.

Pengennya nanti dipasang resleting juga, tapi belum nemu reseleting yang kemarin diberikan oleh ibu.
So far so usefull-lah.
Buat wadah dompet [persiapan beli bensin, pulsa atau jajanan anak-anak]; hape; pulpen dan kaos kaki si AJi yang sering dilepas.

Untuk benda yang berat, macam kamera atau buku tebel, belum nyoba.
takutnya melar.

0 comments:

Posting Komentar

Terima kasih telah meninggalkan jejak dan memberikan komentar.
Pasti lebih menarik jika kita terus ngobrol. Bisa ke facebook: Heni Prasetyorini dan Twitter: @HeniPR. Sampai jumpa disana 😊