Podcast Bu Heni

Tampilkan postingan dengan label bu Oling. Tampilkan semua postingan

Eehh, bu Oling Mau Kuliah Lagi, Lho !!!

Tidak ada komentar
> "mbak, ngapain sih sekarang nggak pernah ngaji? bisnis baru ya?"

Bu Oling, nyengir saja. Setengah mati menahan diri untuk tidak bercerita kepada banyak orang sebelum rencananya resmi dijalankan.

> "mbak, besok kumpul-kumpul ya di rumah bu Rugi", ajak seorang ibu-ibu.

Bu Oling salah tingkah, "aduh maaf, nggak bisa mbak."

> "kenapa sih?"

Bu Oling menjawab, "anu.aku ada yang dikerjakan"

> "pesenan bros ta? duh sibuk bisnis aja sih. Nyari duit melulu"

Bu Oling nyengir palsu, hehehe.

# "Monggo ibu-ibu, kita akhiri pengajian ini dengan berdo'a. Semoga yang punya hajat bisa terlaksana. Bu Oling yang mau kuliah lagi, semoga lancar dan diberi kesabaran."

amiinn... suara guru mengaji membuat hati bu Oling tenang dan besar. Didoakan tentu senang.
setelah mendongak, bu Oling menyadari tatapan mata teman-temannya sesama ibu-ibu sedikit berubah. Serius, hanya satu orang yang nyengir lebar dan gembira mendengar rencananya ini disebutkan oleh sang guru. Hati bu Oling menjadi ciut kembali.

> "ngapain sih mau kuliah lagi? pengen kerja ya? pengen kerja ya?"

Sekali lagi bu Oling hanya nyengir palsu.

Hadeeh, susah banget ya dapat dukungan tulus dari manusia di dunia nyata.

60 juta

2 komentar
"Eh prend, kan udah haji yak kemarin. Tolong do'ain ya, gue mau kuliah lagi nih. Do'anya pak Haji kan makbul tuh"

> "Ha?? elu mau kuliah lagi?"
>" eh, mikir dua kali deh Ling. Nggak sayang lu lepas jualan lu. Ini agenku ya, kemarin udah berhasil punya omset 60 juta pake belagak kuliah lagi segala. Sekarang bisnisnya berantakan"

[bu Oling diam]
Dia menyesal sekali memberitahukan rencana ini pada mantan teman kuliahnya dulu.
"Aduuh ngapain siih diriku ini... sesumbar kesana kemari kalau mau kuliah lagi. Wong daftar aja belum."

Tapi sebenarnya bu Oling ingin sekali menjawab kepada temannya itu,
"apa salahnya aku kuliah lagi, bro?"
"misalnya saja nih, yang punya niat ini istrimu, adik perempuanmu atau anak perempuanmu kelak. Apa akan kau jawab hal yang sama?"

Kalimat itu hanya di dalam hati bu Oling, tidak tersampaikan. Karena dia memilih mematikan nada dering handphonenya, lalu memaksa untuk tidur.

Ini adalah terakhir kalinya, aku meminta do'a dan motivasi dari teman, saudara, tetangga atau siapapun yang kukenal dan kuanggap lebih manjur doanya, lebih bisa memberiku motivasi.

Sejak detik ini, biar aku berdoa sendiri, hanya meminta doa pada suami dan orang tuaku serta mertuaku. Dan tidak minta motivasi kepada siapapun lagi karena sesungguhnya yang bisa memotivasiku adalah diriku sendiri.

Begitu tekad bu Oling


Bu Oling Mau Kuliah Lagi

Tidak ada komentar
"ngapain kuliah lagi?"
"mau ambil apa?"

> "ambil kimia lagi kayak dulu, mas"

"halah ngapain. ambil pendidikan guru aja, sekarang guru SMA gajinya besar. enak"

glek.

>"tapi. kayaknya aku ingin belajar biokimia lagi deh mas. kalau SMA kan cuma kimia dasar"

"tujuanmu kuliah itu apa?!"
"kuliah kok dijadikan hobi !"

grrr... seisi ruangan tertawa.

Bu Oling menghembuskan nafas kuat-kuat, mengendalikan emosinya. Lalu dengan terbata dia menjawab, "mmm...sebenarnya menekuni kimia sudah cita-cita dan keinginan sejak SMA. Pas lulus kuliah juga, sebenarnya sudah diterima jadi peneliti. Laluu..yaa...setelah menikah ya prioritas ke anak-anak dulu. Nah sekarang mereka sudah besar. Saya dan suami sepakat, saya kuliah lagi, moga-moga bisa jadi dosen atau peneliti atau kedua-duanya."

Hffhhh nafas bu Oling dihembuskan kuat-kuat. Ingin sekali dia menggenggam erat tangan suaminya yang duduk disampingnya. Tapi itu tampaknya nanti terlalu lebay.


Bu Oling menutup mata sejenak saja, tapi kelibatan beberapa peristiwa malah muncul dengan cepat. Jelas sekali, ya kalimatnya, ruangannya.

"Eh...kemarin itu kamu kuliah ta? kirain ke Bandung cuma mau nyari suami"

"Aduh, jangan kawin dulu anakmu itu. Sekolah saja terus sampai S3. Jangan niru tantenya, sekolah jauh-jauh cuma jadi ibu rumah tangga. Momong anak."

"Ini anak saya. Iya mulai usaha pengetikan kecil-kecilan. Sebenarnya lulusan ITB. Tapi sekarang hamil, yaa nanti momong anak saja jadinya"

"Aduh mbak, lulusan ITB? kok jadi ibu rumah tangga? sayang banget. Mbok bikin les bimbel gitu loh."

"bikin ayam goreng aja gak bener. Katanya pinter. Sarjana ITB. halaahhh...."


aisss...dah, bu Oling memukul kepalanya sendiri.

credit