Podcast Bu Heni

Tutorial Cabochon Manik-Manik

2 komentar
Karena saya penasaarraaan banget sama tuh Beaded Cabochon, kok kayaknya super kudu telaten gitu bikinnya.
Dan karena ga sempat kemana-mana,
maklum emak rumah tangga satus persen dan sekarang ngurusin nikahannya saudara, jadi kabita terhadap tutorialnya dilampiaskan dengan googling.

alhasil, ada satu free tutorial yang cukup jelas di mata dan di kepala saya,
linknya berikut :


dan gambarnya berikut ini,
[bukan maksud saya meng-copy cat, saya ingin menancapkan tutorial ini di blog saya karena biar nanti bisa mudah kalau mau praktek. semoga saya menuliskan link sumber aslinya bisa menghindarkan saya dari istilah copycat-anyway semoga bermanfaat]

dan jika ada yang sudah praktek, plis share to me yaa...bisa aja langsung tag ke FB saya ajah, atau di tweet saya aja boleeh bangeeet...












Wire Wrap Herringbone Tutorial

1 komentar


Saya copy paste gambar dan link dari website yang menyediakan free tutorial, untuk membuat teknik wire jewelry ini,


dan ini gambarnya :
ups, gambarnya kecil banget ya..
bisa klik langsung di gambar, atau save as dulu, nanti di zoom di photo editor yang anda punya.

Untuk gambar sebelah kiri ini,
adalah karya wire wrap herringbone pertama saya, yang sedikit kurang benar prosedur membuatnya. karena saya langsung melewatkan kawat antara satu bagian stem/batang ke batang lainnya, dan ini sulit, karena jadinya licin.



Aku dan Bros-ku

1 komentar
Lagi nyoba bikin Bros Flanel tumpuk-tumpuk



Ini manfaatin Bunga-bunga Rajutan jadi Bros



Misua yang iseng moto...but Bros ini jargon saya deh...aku sukaa

Silent Life - Silent Smile

Tidak ada komentar
Belajarlah untuk lebih tenang
dan lebih hening.

Kehidupan ini tidaklah keras, padat, berisik,
dan sibuk seperti yang kita lihat.

Kehidupan ini gaib dan magis,
sehingga tidak terlihat
kecuali oleh pikiran yang tenang,
dan tidak terdengar
kecuali oleh hati yang hening.

Yang kita lihat dan dengar di sekitar kita ini
hanya bayangan dan gema
dari kehidupan yang sebenarnya.

Tenang dan heninglah.

Itu adalah cara untuk berada
dalam kehidupan yang penuh pengertian.

Mario Teguh


====
saya suka sekali kalimat2 ini.
sangat menyadarkan,
beberapa hari ini, kepala isinya sangat penuh
sering terpana memandang jari, mata yang bergerak bak kilat untuk memandang layar monitor, hape, buku atau jari memencet tombol hape, keyboard untuk ber-sms, update twitter, cek ini, upload ini itu.

melakukan multitasking di gadget nan kian canggih itu bersamaan

membuatku tercenung...tercenung...dan kembali bertanya pada diri sendiri

inikah yang kuinginkan?

deeply?

apa aku happy dengan itu semua?

truly inside?

apa anakku, suamiku, ibuku, adik dan kakakku ikutan happy dengan ini semua?

----

PR selanjutnya adalah mengendalikan KESEIMBANGAN dalam hidup sehari-hariku.

aku tak ingin, punya aktivitas yang full tak karuan

aku suka ritme dalam nafas keseharianku

---

sederhana

bersahaja

dan bisa menebar senyum bersama

semoga :)

11-11-11

Tidak ada komentar

Angka 11-11-11 akan menjadi Spectacular Number untuk keluarga besar kami.

Dengan Ridho TUHAN, di hari itu, lengkap sudah keluarga besar kami mempunyai jodohnya masing-masing.

Jodoh yang saling menguatkan hati, dan menjadi panduan untuk terus menerus mengagumi KE-AGUNGAN TUHAN.

Allahumma Amin...

Lebaran Belajar Njahit sama Mertua

4 komentar
singkat cerita, aku ngisi waktu luang mudik di rumah mertua, dengan belajar menjahit. Karena ibu mertuaku adalah penjahit yang masih aktif sejak puluhan tahun yang lalu,

Pertama aku belajar menjahit Baju Gamis panjang.

Ajaib kan, pertama belajar langsung bikin baju.
Udah gitu ibu mertua terbiasa membuat baju dengan teknik Belanda.
Yaitu membuat pola langsung di kainnya.

Padahal waktu aku masih muda, ibu dan mbakku mengajariku membuat pola baju dulu dari kertas koran atau kertas sampul coklat.

Aku teriak-teriak aja, Nekaad nekaad, ketika melihat adik iparku menggunting kain setelah dipola dengan cara Belanda itu tadi.

Bener-bener nekad tanpa sebutir jarum pentul pun.

Begitu pula ketika menjahit, langsung aja, ejes ejes tanpa jarum pentul.

Dipikir-pikir ibu mertuaku jago beneer.
Bisa menjahit cara seperti itu, tanpa pola kertas, tanpa jarum pentul dan bisa kombinasi aneka gaya baju. Hebaat tenaaan

Karena baru pertama njahit, ya ga berani pakai mesin jahit yang pakai dinamo. takut nggak bisa menghandle injakan kaki. jadi pakai mesin jahit super jadul punya ibu mertua. yang diinjek pakai kaki.

setelah bikin baju beres, walau hampir 50% banyak jahitan miring, serta harus bongkar 2 kali soalnya terlalu sempit di badanku, aku pun berlanjut membuat tas perca ini sendiri.

bahan kainnya tipis, rata-rata bahan kain sifon dan kain furing.
tapi berguna sekali dan bisa muat baju banyak banget, pas kupakai untuk mudik lagi ke saudara selanjutnya.

setelah ini, ingin kupasang mesin jahitku di rumahku sendiri, dan bergerilya mencari kain perca untuk dijadikan tas dll... perca hunter akan muncul nanti,,, hohohoh