Jeruk Manis Sebesar Kelereng

MAklumilah gertakan sambal dari seorang ibu yang sedang kelelahan.
Dan jangan ditertawakan, ketika dia kemudian menitikkan air mata penyesalan.
KEtika sang buah hati malah tertawa-tawa menggoda. Dan sama sekali lupa dengan kesalahan yang mereka buat.

Manis
Semanis Jeruk
Siapa yang tidak suka jeruk manis
Tapi
Kalau jeruknya sebesar kelereng?

Mungkin begitulah kemanisan menjadi seorang ibu rumah tangga total. Super mom, yang super ruwetnya. Bahkan untuk merebahkan diri barang lima belas menit saja, tak terijinkan oleh sang putra yang sudah bangun dari tidur siangnya.

Iya, mereka mengecup dan tertawa semanis jeruk. Tapi ibu sedang ingin tidur. Sebentar saja. Ibu capek sekali dari tadi bekerja seharian membereskan rumah, pakaian dan memasak. Tolong.....

Sang ibu merintih. Kelelahan.
Sang putra masih tertawa dan melonjak-lonjak di atas tempat tidurnya.
sebentar kemudian, si kakak menerjang pintu dengan kakinya yang terlatih.
Cukup sudah. Istirahat tidak ada dalam kamusku hari ini.

Sang ibu pun bangkit dengan kepala yang berdenyut. MEmaksakan diri menyelesaikan lagi pekerjaan rumahnya yang tak pernah habis itu.

Manis.
Memang semanis jeruk manis.
Tapi kalau besarnya sebesar kelereng??

0 comments:

Posting Komentar

Terima kasih telah meninggalkan jejak dan memberikan komentar.
Pasti lebih menarik jika kita terus ngobrol. Bisa ke facebook: Heni Prasetyorini dan Twitter: @HeniPR. Sampai jumpa disana 😊