Podcast Bu Heni

Hadiah Kecilku Jadi Ide Bisnisnya

Tidak ada komentar
Saya lupa detilnya dan persisnya mulai kenalan sama nih anak tuh, kapan, dimana dan dalam rangka apa. Yang penting ketika saya aktif berjualan jilbab secara online sekaligus aktif nulis di facebook note, anak ini hadir. Khrisma Awaloka. Seorang mahasiswa IAIN Sunan Ampel Surabaya, yang akhirnya banyak curhat tentang ini itu. Saya ketemu dua kali, waktu saya minta tolong dipinjami buku tentang Psikologi Pendidikan dari IAIN dan ketika saya ikut jualan jilbab di acara bazar wisudanya.


Saya sempat hilang kontak ketika dia sudah menikah dan harus pindah ke Trenggalek, mengikuti suaminya. Khrisma ini sempat galau ketika "diminta" suaminya untuk menjadi ibu rumah tangga "saja" di sana. Beberapa kali dia minta pertimbangan dan penguatan hati, agar bisa menerima kondisinya saat itu. Ah, saya jadi seperti melihat video diri sendiri :). 

Walau saya adalah "kakak ketemu gede"-nya nih anak, saya berusaha memberikan nasehat semanis mungkin. Dan tetap memberinya motivasi untuk bisa mengoptimalkan keterbatasannya pada waktu itu. Sampai akhirnya saya melihat dia mulai memajang kreasi flanelnya berupa Jam Karakter. 

Waktu itu saya sempat gerah, dan mengomentarinya, "kenapa jualan Jam Karakter" nya itu murah bangeet. Dari sinilah, kami kembali dekat, bertukar pin BB dan dia mulai lagi sering curhat dan konsultasi. Suka juga sih, saya seperti punya adik perempuan baru yang kreatif walau sedikit bawel. Karena kalau curhat nggak segera di bales, langsung aja saya dibombardir dengan PING PING PING!!!. Walau begitu saya memaklumi saja, karena dia telah lebih dulu memborbardir hatiku dengan pernyataannya, bahwa hadiah kecilku waktu mengembalikan buku perpustakaannya yang aku pinjam itu, adalah awal dia punya ide untuk berkreasi dan berbisnis Jam Karakter dari kain flanel. Terharu. Oh so sweeet....



Tak disangka, nih anak ulet juga bisnisnya. Setelah membuat Jam Karakter Flanel, dia pun belajar secara otodidak membuat Pajangan Mahar dari Uang. Yang juga laris manis dipesan secara online. Saya kalah satu langkah. 


Dari Pajangan Mahar Uang, Khrisma semakin menemukan passion-nya dan bakatnya. Dia juga membuat perangkat hantaran/seserahan pernikahan. Ini keren sekali. Karena bisnis di bidang pernikahan itu nggak ada matinya. Asal ada manusia perempuan dan lelaki di bumi ini, pasti akan ada pernikahan. Disini saya kalah 2 langkah. 

Karena kesibukan masing-masing, kami pun jarang bertukar kabar. Apalagi dia baru saja melahirkan anak pertamanya. BBM saya pun jarang aktif, karena sering gonta-ganti ponsel dan saya terkadang enggan untuk memasangnya kembali.  Sampai pada suatu hari, ketika saya membuka timeline Facebook dan melihat foto yang diunggah oleh Khrisma ini, bikin saya melonjak kegirangan. Nih bocah dah sukses. Saya dah kalah beratus-ratus langkah nih :)

Apalagi, Khrisma sudah bisa memberdayakan perempuan dan ibu-ibu di sekitarnya. Satu hal yang dulu sempat dia keluhkan.
Waktu itu dia berkata, "betapa susahnya ngajak tetangga untuk bisnis ya mbak?".
Dan saya menjawab, "fokus dirimu sendiri aja dulu. Kalau kamu dah sukses dan kelihatan bisa menghasilkan pendapatan, mereka pasti datang sendiri kok."
Dan alhamdulillah, dia sukses.


Bisnis UKM nya Awaloka Souvenir ini, bisa membantu banyak keluarga dan calon pengantin yang tidak bisa datang ke tempat penjualan Souvenir karena berbagai hal. Dengan bisnis tipe 'Mass Market" dan berjualan secara online, Awaloka Souvenir segera mendapat tempat di hati konsumennya. Bisnisnya terus berkembang dan semakin memberdayakan sekitarnya. 



Awaloka Souvenir sekarang sudah beromset besar. Namun terkadang dia bercerita, ada kesulitan dana ketika menerima pesanan yang besar. Maklum saja, bisnis souvenir kan biasanya jumlahnya banyak, ratusan bahkan ribuan pieces barang. Sedangkan pembayaran dari konsumen hanya dengan uang muka (DP) di awal. Jarang ada yang mau untuk melunasi pesanan sejak di awal, terutama dalam jumlah besar. Sedangkan untuk biaya belanja bahan dan transportasi, terkadang harus lunas.
Karena tinggal di kota kecil, di Trenggalek, Khrisma merasakan biaya transportasi yang cukup menambah pengeluaran. Akan sangat membantu, jika sekali berangkat bisa belanja bahan dengan jumlah yang cukup besar. Selain irit bensin, irit ongkos sopir, juga mendapat harga murah karena belinya bisa dengan harga grosiran dari distributor besar. Untuk hal tersebut, juga membutuhkan dana lagi untuk membangun ruangan baru sebagai gudang barang. Wah, wah gede juga rencana bisnis nih anak. Salut deh.

Sekali lagi, sebagai kakak saya hanya bisa memberikan saran. Belum bisa ngasih utangan, hehehe. Maka saya sarankan dia untuk mencoba Simulasi dari bank BTPN. Simulasi ini memudahkan dia memperhitungkan cara menyisihkan laba bisnisnya, sehingga bisa memperbesar usahanya. Karena Khrisma masih kesulitan mengakses web Simulasi Menabung BTPN ini , maka sayalah yang melakukan simulasinya dan membantunya memberi tahu hasilnya.

Jadi tahapan untuk mendapatkan simulasi perhitungan menabung untuk memberdayakan usaha kecil dan menengah (UKM) adalah sebagai berikut:

1. Klik website, http://menabunguntukmemberdayakan.com


2. Mulai Login Untuk membuat Simulasi, bisa dari facebook atau email (manual)


3. Masukkan nama dan email, serta pilih kategori bisnis yang ingin diberdayakan,

4. Masukkan angka jumlah uang yang mau ditabung dan jangka waktu tabungan.


5. Lengkapilah data yang diperlukan, lalu klik Lihat Hasil Simulasi



6. Dan berikut tampilan Hasil Simulasi


Hasil terakhir saya sampaikan kepada Khrisma. Jika dia bisa menyisihkan uang sebanyak 2,5 juta setiap bulannya. Maka dalam jangka waktu 5 tahun saja, akan mendapatkan tabungan sebesar 170 juta rupiah lebih. Dan waktu itu adalah momen yang tepat. Karena Khrisma sudah siap untuk bekerja lebih keras lagi mengembangkan bisnisnya. Kalau untuk saat ini, saya minta dia bertahan dulu dengan kondisi yang ada. Meningkatkan kualitas dan bekerja sesuai kemampuan. Karena rejeki saat ini ada yang datang duluan, yaitu calon anak keduanya. Menjadi ibu hamil, mengasuh anak balita, sambil berbisnis gila-gilaan tentu bisa menguras tenaga dan membahayakan kesehatan. 

Begitulah kisah bisnis-bisnisan yang pernah saya alami. Terkadang saya renungi, bahwa, hasil bisnis itu tidak semata hanya mendapat uang dan uang. Mempunyai teman baru, bahkan saudara baru, adalah hal yang sangat menyenangkan. Apalagi jika langkah kita menjadi inspirasi orang lain. Jadi, jika anda membutuhkan souvenir pernikahan, hantaran plus hiasan mahar, bisa kontak Khrisma ya. Pengiriman dari Trenggalek ke seluruh Indonesia. Salam Inspirasi Bisnis Kreatif.
-HPR-


Tidak ada komentar

Terima kasih telah meninggalkan jejak dan memberikan komentar.
Pasti lebih menarik jika kita terus ngobrol. Bisa ke facebook: Heni Prasetyorini dan Twitter: @HeniPR. Sampai jumpa disana 😊